Sumber Air “Ajaib” di Compreng Diserbu Warga

Sumber air ajaib tepat berada di sisi kali Badong, Compreng

KOTASUBANG.com, Compreng – Sudah lebih dari sebulan areal pesawahan yang berada di tapal batas Subang dan Indramayu tepatnya di desa Kalensari, Kecamatan Compreng ramai dikunjungi warga. Pasalnya di sana terdapat fenomena yang menurut warga sekitar “aneh” karena tidak pernah terjadi sebelumnya. Fenomena tersebut adalah munculnya air mancur jernih dan tawar di sisi sungai Badong.

“Di sini ga ada sumber air seperti ini, kalau di daerah selatan Subang mungkin biasa hal seperti ini, tapi kalau di sini sepertinya baru ini, padahal di sini ga ada saluran air seperti PDAM, lagi pula kalau buat sumur warga sini harus menggali sampai 20 meter, jadi ya aneh,” kata Ade warga Compreng.

Jalan menuju air "ajaib" buyut BAdong Jaya, Compreng
Jalan menuju air “ajaib” buyut BAdong Jaya, Compreng
Sumber air ajaib tepat berada di sisi kali Badong, Compreng
Sumber air ajaib tepat berada di sisi kali Badong, Compreng

Menurut Sarnedi  yang kini menjadi penjaga sumber air tersebut sebenarnya sumber air tersebut sudah lama diketahui oleh Taram pemilik sawah yang berada di seberang kali Badong, namun kemudian menjadi bahan perbincangan dari mulut ke mulut setelah seorang penggembala bebek dari Indramayu memanfakan air tersebut setelah diberitahu oleh Taram.

“Mulai dari situ banyak warga yang berndong-bondong datang ke sini, paling banyak warga Indramayu, bahkan Bupati Indramayu juga pernah ke sini mungkin karena wilayahnya yang tepat berada di tapal batas kedua Kabupaten,” ujar Sarnedi.

Sarnedi melayani pengunjung yang membeli air "ajaib" Buyut Badong Jaya
Sarnedi melayani pengunjung yang membeli air “ajaib” Buyut Badong Jaya
Pedagang menyediakan jerigen untuk pengunjung yang membawa pulang air "ajaib" di sisi kali Badong, Compreng
Pedagang menyediakan jerigen untuk pengunjung yang ingin membawa pulang air “ajaib” di sisi kali Badong, Compreng
Pemakaman Buyut Badong berdekatan dengan sumber mata air "ajaib"
Pemakaman Buyut Badong berdekatan dengan sumber mata air “ajaib”

“Biasanya paling penuh waktu malam jumat kliwon, banyak warga yang mandi di sini kemudian membuang pakaiannya ke kali. Katanya buat buang sial. Banyak juga warga yang membeli jerigen di sini dan membawa pulang air ini ” tambahnya.

Kini sumber air tersebut dikelola oleh warga Desa Kalensari, karena letaknya yang berdekatan dengan pemakaman Badong, maka sumber air tersebut dinamakan Buyut Badong Jaya sama halnya dengan sungai yang mengalir di sana yang juga dikenal dengan nama kali Badong.

Menurut Ade, dahulu leluhur masyarakat sana sebenarnya memang tinggal di daerah di mana sumber mata air tersebut ditemukan, namun pada zaman pemberontakan DI/TII masyarakat di sana diharuskan pindah ke wilayah baru.

 

Berita Terkait: