Direktur Politeknik Negeri Subang Minta Kampus Sementara yang Lebih Representatif

Kantor Direktorat Politeknik Negeri Subang

KOTASUBANG.com, Subang – Menjelang dimulainya masa perkuliahan perdana tahun ini, Politekinik Negeri Subang belum memiliki sarana perkulihan yang memadai. Menurut direktur Politeknik Negeri Subang Ir. Ridwan Baharta, M.Sc, sarana perkuliahan sementara yang disediakan Pemkab Subang dirasa kurang representarif untuk sebuah proses perkuliahan.

“Pemkab sebenarnya sudah menyediakan tempat perkuliahan sementara yaitu di SMA Langlangbuana, namun menurut pengamatan kami kurang memadai untuk tempat perkuliahan,” kata Ridwan di kantor Direktorat Politeknik Negeri Subang, Jl. Ade Irma Suryani, Selasa (7/9/2014).

Menurut Ridwan, pihaknya telah mengajukan perpindahan lokasi perkuliahan sementara yaitu ke gedung GOW yang berlokasi di jalan Mayjen Soetoyo.

Berdasarkan pengamatan kotasubang.com, kondisi gedung GOW juga memerlukan banyak perbaikan diantaranya langit-langit dan pintu serta kusen sudah banyak yang rusak.

“Karenanya kita sangat membutuhkan bantuan Pemkab untuk perbaikan, namun kita juga tahu ini sudah akhir tahun, mungkin Pemkab juga sulit untuk menganggarkan dana untuk itu,” tutur Ridwan.

Kantor Direktorat Politeknik Negeri Subang
Kantor Direktorat Politeknik Negeri Subang

Sementara itu proses pembangunan gedung Politeknik Negeri Subang baru akan dimulai tahun depan, saat ini baru selesai masalah pembebasan lahan seluas 40 hektare di daerah Cibogo. Akses menuju lokasi pembangunan kampus juga belum selesai terutama pembangunan jembatan yang diperkirakan membutuhkan dana hingga 9 milyar.

“Kalau tidak salah, saat ini untuk pembangunan jembatan Pemkab baru menganggarkan 3 milyar,” ungkapnya.

Padahal menurut Ridwan, pembangunan akses jalan dan jembatan ini sangat penting dan harus didahulukan karena pengangkutan bahan bangunan untuk pembangunan gedung akan melewati akses jalan dan jembatan tersebut.

Sebelumnya, Sekertaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang, Abdurrahkman mengatakan Politeknik negeri pertama dan satu-satunya di Subang itu mendapat prioritas utama dari Pemkab, hal tersebut dikarena kampus tersebut nantinya akan mencetak generasi-generasi handal yang akan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) Subang.

“Saat ini proses pembangunan politeknik itu baru sampai selesai pembebasan lahan dan tinggal dibangun. Insya Allah selesai dalam jangka dua tahun, ya, kira-kira 2017 selesailah,” kata Abdurrakhman.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here