Arus Mudik Idul Adha, Jakarta Subang Ditempuh Lima Jam

Sehari menjelang perayaan Idul Adha versi pemerintah, Jakarta-Subang ditempuh dalam waktu lima jam.

Ya, Kepadatan arus lalu lintas kendaraan memang terjadi di jalur Pantura, Kabupaten Subang. Antrean kendaraan terjadi dari arah Jakarta menuju Cirebon. Akibatnya, waktu tempuh kendaraan berlipat dibandingkan hari-hari normal.

Warga Jakarta, Yanto (40), yang hendak menuju Pemalang, menyebut, di hari-hari normal, Jakarta-Cirebon biasa ditempuh paling lama tiga jam perjalanan.

“Tapi sekarang, waktu tempuh lima jam itu hanya sampai Ciasem, Subang. Kondisi arusnya padat oleh kendaraan yang mau mudik,” ujarnya kepada KORAN SINDO, Sabtu (4/10/2014).

kalijati-macet1-300x200

Selain dipadati kendaraan pribadi, mobil maupun motor, arus lalu lintas jalur Pantura juga didominasi truk barang dan bus. Antrean kendaraan kian memadat saat tiba di ruas Margajaya, Desa Ciasem Hilir, akibat adanya penyempitan bahu jalan yang dipicu perbaikan gorong-gorong.

Bahkan, antrean kendaraan dari arah Jakarta-Cirebon itu diperkirakan mencapai lima kilometer. “Macetnya sampai lima kilometer lebih, gara-gara ada perbaikan gorong-gorong, badan jalan jadi sempit,” tutur Widodo (30), pengendara tujuan Semarang.

Selama perjalanan tersebut, dia mengaku terjebak tiga kali kemacetan, yakni di Jomin Cikampek, Patokbeusi, dan ruas Ciasem. Sementara, untuk mengurai kepadatan dan antrean arus kendaraan di lokasi perbaikan gorong-gorong Ciasem, petugas kepolisian terpaksa memberlakukan sistem buka tutup. (Sindo)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here