100 Tahun Lanud Suryadarma Kalijati, Lanud Militer Tertua di Indonesia

KOTASUBANG.com, Kalijati – Berkunjung ke komplek lanud Suryadarma Kalijati, waktu seakan berhenti di puluhan tahun lalu. Sebuah hanggar tua dengan pesawat kuno di dalamnya, deretan rumah dan gedung-gedung tua dengan halaman luas khas jaman dulu, nampak mendominasi kompleks lapangan udara milter tertua di negeri ini.

Ya, Lanud Suryadarma yang dulu bernama lanud Kalijati ini adalah lapangan udara militer tertua di Indonesia, yang didirikan bulan Mei tepat 100 tahun yang lalu. Pemilihan Kalijati saat itu di dasarkan lokasinya yang tak terlalu jauh dari ibu kota, berkontur tanah bagus dan bercuaca cenderung stabil sepanjang tahun. (baca juga : Kalijati Tempo Dulu )

Pemerintah Hindia Belanda membangun lapangan terbang di Kalijati tanggal 30 Mei 1914 bersamaan dengan dibentuknya PVA (Proef Vlieg Afdeling), yaitu suatu Bagian Penerbangan Percobaan dari Pasukan Hindia Belanda (KNIL). Pada tahap permulaan KNIL membeli dua pesawat terbang air Glenn Martin dari Amerika Serikat dan menempatkannya di pangkalan udara air (Sea Base) di Tanjung Priok. Namun karena dirasa tidak efektif, pesawat pun kemudian dimodifikasi menjadi pesawat yang bisa terbang di landasan rumput dan operasionalisasinya dipindahkan ke Kalijati.

Gerbang Utama Lanud Suryadarma, Kalijati Subang

Gerbang Utama Lanud Suryadarma, Kalijati Subang

Patung Marsekal Suryadarma, "Bapak AURI"

Patung Marsekal Suryadarma, “Bapak AURI”

Tahun 1917 PVA selanjutnya mendatangkan pesawat-pesawat baru. Terdiri dari delapan pesawat pengintai dan empat pesawat latih. Kemudian mulai tanggal 1 Agustus 1921 Pemerintah Hindia Belanda mulai membuka Sekolah Penerbang di PU Kalijati dikuti perubahan PVA menjadi LA (Luchtvaat Afdeling), yaitu bagian penerbangan yang terdiri dari VD (Vlieg Dienst) atau Dinas Terbang dan TD (Technise Dienst) atau Dinas teknik. Pada kemudian hari, tanggal 1 Januari 1940 LA diubah lagi menjadi ML (Militaire Luchtvaart) yaitu Penerbangan Militer yang merupakan bagian kesenjataan KNIL.

Penggunaan sarana prasarana Lanud Kalijati oleh Pemerintah Republik Indonesia pertama kali dilaksanakan pada tanggal 27 Desember 1949 bersamaan dengan pengakuan Kedaulatan Republik Indonesia oleh Pemerintah Belanda.

Pada tanggal 7 September 2001 nama Lanud Kalijati resmi diubah namanya menjadi Lanud Suryadarma. Sebelumnya, pada tanggal 20 Juni 2000, Marsekal TNI Rd. S. Suryadarma dikukuhkan menjadi “Bapak AURI”. Beliau lah tokoh yang pertamakali menata TNI AU pada awal kemerdekaan. Selain itu Suryadarma juga memiliki hubungan historis dengan lanud Kalijati sebagai tempat beliau sekolah penerbangan.