Hotel Dafam Betha, Berstandar Internasional Bernuansa Budaya Subang

Nuansa Subang begitu kental terasa ketika kita berkunjung ke hotel Dafam Betha di Jalan Ahmad Yani, Subang. Dua buah patung Sisingaan langsung menyambut pengunjung di depan pintu utama hotel ini. Memasuki lobby, sebuah lukisan Sisingaan tampak megah menghiasi dindingnya.

Sebuah lounge bernama sama dengan kesenian khas Subang “Gembyung lounge” melengkapi lobby hotel yang berdesain minimalis modern ini. Di bagian lain terdapat sebuah restaurant yang diberinama restaurant Sisingaan yang diambil dari nama kesenian khas Subang. Selain itu hotel ini juga dilengkapi ruang rapat yang diberinama Batik Ganas Meeting Room.

Adalah Evi Natalya, owner Hotel Dafam Betha yang ikut turun langsung menjadi konseptor hotel ini. Kecintaannya kepada kota kelahiran menjadikan hotel modern ini berpadu apik dengan nuansa budaya Subang, menjadikannya ibarat etalase kabupaten Subang.

“Saya tuh pengen mereka pulang menginap dari sini bukan hanya mengingat hotelnya bagus saja, tapi juga punya suatu kesan tentang Subang. Saya ingin Subang ceritanya bagus lah di mata mereka,” ungkap Evi Natalya.

Bukan hanya di lobby saja, nuansa Subang juga tampak di kamar hotel dan di beberapa sudut hotel melalui karya seni. Motif batik ganasan yang khas tampak serasi menjadi penghias tempat tidur tamu. Lukisan-lukisan yang menggambarkan keindahan alam, seni budaya dan sejarah Subang mengajak pengunjung hotel ini menjelajahi Subang lebih dalam.

lobby dafam beth hotel

Lobby Hotel Dafam Betha Subang

dafam betha hotel subang

Sisingaan Restaurant Hotel Dafam Betha Subang

“Sayang, belum semua seni budaya Subang terekspose semua di sini, tempatnya terbatas.” ujar Natalya sambil mengajak kotasubang.com berkeliling hotel.

Sementara itu Hotel Manager Dafam Betha Subang Bahar Kelana Sakti mengatakan, selain tampak dari interior, cita rasa Subang juga dapat dinikmati dari sajian di restaurant Sisingaan. Berbagai kuliner unik berbahan baku nanas yang merupakan buah khas Subang, bisa dinikmati di sini.

“Kita punya banyak menu berbahan baku nanas Subang disini, ada nasi goreng nanas, gurame nanas, iga nanas, fruit salad saus nanas, panekuk nanas dan minuman segar dari nanas. Apalagi bulan ini (September – red) kita lagi parade nanas, jadi semua serba nanas” papar Bahar.

Selain itu Dafam Betha juga menyediakan coklat berisi selai nanas yang bernama Chocobos sebagai welcome snack untuk para tamu. Chocobos merupakan produk UMKM yang coba diangkat oleh Dafam Betha hotel. (baca juga : Chocobos Coklat Nanas, Oleh-oleh Khas Subang).

dafam betha hotel subang 1

Batik Ganasan Menghiasi Kamar Hotel Dafam Betha

hotel dafam betha subang

Kamar Hotel Dafam Betha Didesain Minimalis Modern

Menurut Bahar pihaknya sangat terbuka untuk UMKM Subang yang ingin bekerjasama dengan Dafam Betha. Tentunya produk UMKM tersebut harus dikemas semenarik mungkin dan tahan lama sehingga bisa dibawa pengunjung sebagai oleh-oleh.

Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Abdurakhman mengaku bangga dengan keberadaan Hotel Dafam Betha di Subang, karena hotel ini menampilkan budaya Subang di dalamnya.

“Dari sisi budaya terlihat Dafam Betha ini sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kabupaten Subang, benar-benar menampilkan wajah dan kepribadian Subang,” kata Sekda Abdurakhman.

Hotel yang berada tepat di jantung kota Subang ini merupakan hotel bintang 3 pertama di kota Subang yang memiliki standard pelayanan Internasional. Memiliki 57 ruang yang terdiri atas 40 Superior, 10 Deluxe, 5 Executive dan 2 Suite yang modern dan stylish.

Sejak dibuka 10 Mei 2014 lalu, hotel 4 lantai ini menjadi favorit para pebisnis yang tengah berkunjung ke Subang.