Polisi Tembak Pencuri Minyak Penyebab Ledakan Pipa Pertamina Subang

KOTASUBANG.com, Bandung – Polisi meringkus dua pencuri bahan bakar minyak (BBM) yang memicu kebakaran pipa pertamina di kawasan Pantura, Kabupaten Subang, Jawa Barat, beberapa waktu lalu. Kebakaran dan meledaknya pipa tersebut mengakibatkan empat orang warga sekitar tewas terbakar. Polisi menembak kedua pelaku lantaran berusaha kabur. Ini dia penampakan kedua pelaku.

Pelaku yaitu Sali (45) dan Warsono (42). “Seminggu setelah kejadian kebakaran, kedua tersangka ini ditangkap di Banten,” kata Kapolda Jabar Irjen Pol Mochamad Iriawan saat menggelar konferensi pers di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (9/9/2014).

Iriawan menerangkan, tim Satreskrim Polres Subang yang dibantu personel Polda Jabar mengantongi identitas kedua pelaku tersebut berdasarkan serangkaian penyelidikan. Petugas lalu bergerak menuju tempat persembunyian Sali dan Warsono.

“Petugas terpaksa melumpuhkan kedua tersangka dengan cara ditembak kakinya karena berusaha melarikan diri saat mau ditangkap,” tutur Iriawan.

Tembakan polisi menerjang masing-masing kaki kiri kedua pelaku tersebut. “Pencuri ini berkomplot. Dua orang sudah kami tangkap, lima orang daftar pencarian orang (DPO). Saat ini kami terus mengejar kelima DPO,” ujar Iriawan.

Kebakaran pipa gas pertamina di jalur pantura Madalawangi, Sukasari, Subang (28/8/2014) menyebabkan kemacetan (Foto : @master_cep)

Kebakaran pipa gas pertamina di jalur pantura Madalawangi, Sukasari, Subang (28/8/2014) menyebabkan kemacetan (Foto : @master_cep)

Sementara itu Warsono mengaku awalnya tak mengetahui pekerjaan ilegal yang ia lakukan. Ia dan temannya hanya menuruti perintah E (buron) yang memberinya peerjaan.

“Saya kenal sama pria inisial E (buron) di jalan. Waktu itu saya minta pekerjaan sama dia. Tak lama E menghubungi saya untuk bekerja,” kata Warsono di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (9/9/2014).

Warsono dan Sali tak mengetahui jenis pekerjaan yang ditawarkan E. Kedua pria tersebut bersama sejumlah pelaku lainnya diperintah oleh E untuk menggali tanah di dalam warung yang disewa.

“Saya dapat ilmu memasang pipa dan keran yang menyambung ke pipa Pertamina itu dari E. Saya dijanjikan dapat uang Rp 5 juta. Uang mukanya sudah saya kantongi Rp 2,5 juta,” tutur Warsono.

Warsono dan Sali terkejut lantaran pipa BBM itu bocor sehingga menimbulkan kebakaran. Ketujuh pelaku melarikan diri setelah mengetahui kejadian tersebut.

Seminggu usai kejadian, polisi menangkap Warsono dan Sali di Banten. Kenapa kabur? “Saya takut, makanya kabur. Soalnya yang lain (pelaku lainnya) juga kabur, masa saya diam,” ucap Warsono sambil terkekeh yang disambut gelak tawa para wartawan.

Pipa Pertamina meledak dan terbakar di Kampung Batang, Desa Mandalawangi, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pukul 05.48 WIB, 28 Agustus lalu. Ketinggian api kurang lebih 50 meter dan menimbulkan asap ketinggian 100 meter. Empat warga tewas dalam kejadian ini. (detik)