Inilah Arti Simbol Pada Gapura Subang

KOTASUBANG.com, Subang – Gapura kantor di hampir semua dinas hingga ke kantor desa di Kabupaten Subang kini telah berubah wajah. Pembangunan gapura baru disetiap kantor ini sejalan dengan program gapura yang diusung pemerintahan Ojang Sohandi yaitu Gapura Permata (pemerintah bermartabat, Gapura Intan (Infrastruktur Berkelanjutan), Gapura Emas (Ekonomi Masyarakat), Gapura Perak (Pendidikan untuk Rakyat) dan Gapura Serasi (Sehat, rapih, bersih & Indah).

Menurut Bupati Ojang salah satu inspirasi bentuk gapura yang baru ini adalah banyaknya bangunan kolonial peninggalan P n T Land (Pamanoekan & Tjiasem-Land) di Subang. Salah satunya bentuk gapura di gedung yang dikenal dengan nama Big House di jalan Ade Irma Suryani Nasution.

Sedangkan menurut Kepala Dinas Tata Ruang, Permukiman dan Kebersihan Sumasna, konsep dasar dari bentuk gapura yang akan dibuat merupakan gabungan dan serapan dari berbagai bentuk, nilai dan kebudayaan yang sudah ada dan dikenal baik oleh masyarakat Subang dan Jawa Barat pada umumnya.

Prototipe Gapura Subang

Prototipe Gapura Subang

Bentuk miniatur tugu padi dan leuit menjadi ciri khas utama gapura Subang ini. Tugu padi merupakan salah satu ikon kabupaten Subang sementara leuit (lumbung padi) adalah simbol kedaulatan pangan masyarakat Jawa Barat, keduanya melambangkan Subang sebagi daerah agraris.

Betuk tugu padi dan leuit tersebut diletakkan pada 3 buah tatakan berbentuk segi lima (melambangkan Pancasila). Tiga buah tatakan yang tersusun vertikal tersebut melambangkan pesisir pantai, dataran rendah dan pegunungan yang merupakan topografi utama Kabupaten Subang.

Kemudian dibawahnya berupa empat kolom yang megapit kolom yang lebih besar dan diberi lapisan batu alam yang mewakili potensi Kabupaten Subang berupa kekayaan alam, sumber daya manuasia dan budaya daerah. Bagian dasar pilar ini dibagi menjadi 3 tahap melambangkan unsur pemerintah, masyarakat umum dan pengusaha.

Bentuk gapura yang baru ini mulai diluncurkan pada acara pawai alegoris HUT Kabupaten Subang yangke-66 yang di gelar 2 April 2014 lalu.

Pemkab Subang mengaggarkan Rp. 50 juta untuk pembangunan gapura ini di setiap kantor dinas / pemerintahan.

  • SuHendi SKp

    Gapura Serasi dinkes dan Rsud