Rayakan Hari Jadi, Kec. Cibogo Gelar Alimpaido Kaulinan Budak Lembur

KOTASUBANG.com, Cibogo – Anak-anak jaman dulu mungkin sangat familiar dengan permainan tradisonal seperti gatrik, panggal, sondah, sorodot gaplok, perepet jengkol dan permainan sejenis lainnya. Namun tidak dengan anak jaman sekarang, kini mereka hanya mengenal Play Station, game online atau permainan individual lainnya, akibatnya kepekaan sosial anak terhadap lingkungannya kian berkurang.

Hal inilah yang ingin kembali diangkat oleh pemerintah kecamatan Cibogo, melalui peringatan hari jadinya, kecamatan Cibogo menggelar Alimpaido kaulinan budak di halaman kantor kecamatan, Senin 18 Agustus 2014. Melalui acara ini anak-anak jaman sekarang diperkenalkan kembali kepada kaulinan budak lembur (permainan anak kampung).

“Acara Alimpaido ini digelar sesuai dengan tema hari jadi kecamatan Cibogo kali ini, “ngamumule budaya pikeun ngaronjatkeun ajeng diri” (Melestarikan budaya Sunda untuk meningkatkan kepercayaan diri),” kata panitia HUT Cibogo kepada kotasubang.com.

“Kenapa kami adakan alimpaido?, karena anak-anak kita sebagai generasi penerus, jadi harus ditanamkan jati diri sebagai orang sunda nya jangan sampai hilang karena modernisasi,” lanjutnya.

Acara yang diikuti oleh perwakilan para siswa sekolah ini digelar dengan sistem estafet, dimana setiap grup harus menyelesaikan 10 permainan tradisional yang telah disiapkan dalam lintasan. Berturut-turut permainan yang harus mereka mainkan adalah : egrang, kelom batok, rorodaan, sondah, sorodot gaplok, gatrik, panggal, bedil jepret dan nyumpit.

Anak-anak tampak ceria mengikuti berbagai permainan yang jarang bahkan tidak pernah mereka mainkan sebelumnya.

Sondah, salah satu kaulinan yang dilombakan dalam Alimpaido Kecamatan Cibogo, 18/08/2014 (Foto by @Kec_Cibogo)

Sondah, salah satu kaulinan yang dilombakan dalam Alimpaido Kecamatan Cibogo, 18/08/2014 (Foto by @Kec_Cibogo)

Selain menggelar alimpaido perayaan HUT kecamatan Cibogo juga dimeriahkan dengan acara “Cibogo Night Festival” dalam acara ini digelar festival kuliner dan kesenian perwakilan dari setiap desa di kecamatan Cibogo.

Kesenian yang ditampilkan diantaranya marawis dari Sumur Barang, Sandiwara dari Cibalandong, Reog (Padaasih), kacapi suling (Sadawarna, gembyung (Cibogo) dan kesenian lainnya.

“Sebagai acara puncak akan digelar pawai alegoris yang menampilkan mobil hias dan parade kostum dan dilanjutkan potong tumpeng,” kata panitia melalui akun twitternya @kec_cibogo.

Rangkaian acara yang digelar ini dilaksanakan untuk memeriahkan HUT kecamatan Cibogo yang ke 28. Meskipun sudah berusia 28 tahun ternyata acara kali ini merupakan perayaan hari jadi yang pertama kalinya diadakan oleh kecamatan Cibogo. Sebelumnya hari jadi kecamatan Cibogo tidak pernah digelar dan hampir dilupakan.

Setelah dilakukan penelusuran oleh tim kecamatan Cibogo, akhirnya ditemukan sebuah literatur yang menunjukkan tanggal terbentuknya kecamatan Cibogo. Dalam salah satu dokumen produk hukum tersebut tercatat Kecamatan Cibogo berdiri pada 21 Agustus 1986. Hal tersebut termaktub dalam PP No. 35 /1986. Sehingga mulai tahun ini HUT kecamatan Cibogo akan digelar setiap tanggal 21 Agustus.