Di Hari Kemerdekaan Forum Diskusi Wartawan Subang (FDWS) Dideklarasikan

Dengan rasa optimis dan semangat untuk menjadi sahabat semua golongan dan menjadi mitra pemerintah dalam membangun Kabupaten Subang kearah yang lebih baik. Forum Diskusi Wartawan Subang (FDWS) resmi dibentik dan dideklarasikan bertepatan dengan hari kemerdekaan (17/8). Deklarasi digelar sederhana di Desa Manyeti Kecamatan Dawuan, Subang.

Hadir dalam acara deklarasi tersebut, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Subang, Dadang Kurnia Nurdin, Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Subang, Kasat Intelkam Polres Subang AKP Asep Dedi Sudrajat dan beberapa tamu undangan lainnya serta semua anggota FDWS yang sudah resmi dilantik.

Ketua PDWS, Nanang Sutisna mengatakan, bahwa dibentuknya forum tersebut merupakan upaya untuk memperbaiki citra pers dimata masyarakat. Karena selama ini insan pers yang benar-benar bekerja secara propesional dan memiliki kredibelitas dibidang jurnalistik sering kali disamakan dengan beberapa kalangan yang tidak bertanggungjawab.

“Ya, sekarang ini banyak kalangan yang tidak bertanggungjawab ngaku-ngaku jadi wartawan, padahal mereka bukan. Hal tersebut tentu saja akan sangat berdampak kepada kami yang benar-benar bekerja secara propesional dibidang jurnalistik,” kata Nanang Sutisna, Minggu (17/8).

Dengan memiliki visi dan misi yang sama yakni untuk mengembalikan pers kepada pungsingya yakni sebangai pilar ke empat, dengan resmi FDWS dibentuk. Kedepannya forum ini akan insten melakukan diskusi untuk membuka wawasan tentang pers dan tugas serta tantangannya.

forum wartawan subang

“Dalam forum ini diskusi akan menjadi agenda setiap bulan, dengan menghadirkan narasumber yang berbeda-beda, tentunya nanti semua golongan akan mengenal pers lebih mendalam. Walaupun forum kami terbuka, tapi kami tidak main-main dalam merekrut anggota, kami mempunyai kriteria khusus. Saat ini semua anggota kami adalah wartawan harian,” tuturnya.

Kasat Intelkam Polres Subang AKP Asep Dedi Sudrajat menambahkan, memang saat ini kalangan pers dmata masyarakat suka dipandang sebelah mata, karena ulah segelintir oknum yang tidak bertanggungjawab. Tanpa melihat latar belakang, mungkin masyarakat tidak salah jika menyamakan pers yang benar-benar propesional dan tidak. Maka dengan dibentunya forum ini tentunya akan memberi pemahaman dan edukasi kepada masyarakat. Walaupun perlu waktu, tapi dirinya optimis FDWS akan menjadi besar di Kabupaten Subang.

“Sekarangkan gampang ngaku-ngaku jadi pers. Tinggal bikin KTA (Kartu Tandan Anggota, red), mereka sudah bisa jadi wartawan. Masyarakat awam pasti kesulitan membedakannya karena memang situasi di Subang seperti ini,” ungkapnya. (Wln)

Artikel Terkait:

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here