Mengenal Hutan Kota Ranggawulung dan Arti Penting Kelestariannya

KOTASUBANG.com, Subang – Subang boleh berbangga, karena hanya sedikit Kota/Kabupaten di Jawa Barat yang memiliki hutan kota termasuk Subang. Namun sayang keberadaannya belum banyak dimanfaatkan oleh masyarakat, padahal hanya butuh waktu berkendara 5 menit dari pusat kota Subang untuk menuju ke sini.

“Hutan Kota Ranggawulung”, tulisan gapura tersebut tampak sangat jelas ketika kita melewati jalur Subang – Bandung atau sebaliknya, namun ternyata gapura yang telah dibuat tersebut tidak menarik perhatian para pengendara untuk sekedar mampir ke sana.

Padahal, kini di dalam hutan kota Ranggawulung sudah di bangun berbagai fasilitas. Di dalam hutan tersebut sudah dibangun pedestrian sekitar 1 km, sangat cocok untuk lokasi jogging. Di beberapa sudutnya juga sudah dibangun saung-saung yang bisa digunakan untuk berlindung sambil menikmati segarnya udara hutan. Bahkan kini hutan kota ini tengah dilengkapi Flying Fox dan fasilitas outbound lainnya, sehingga sangat cocok untuk tempat wisata keluarga.

ranggawulung subang
Saung – saung di buat di beberapa sudut Hutan Kota Ranggawulung
ranggawulung subang 1
Pedestrian di hutan kota Ranggawulung cocok untuk jogging track

Di dalam hutan kota Ranggawulung terdapat berbagai jenis pepohonan, seperti mahoni, bungur, pinus, nangka, rambutan dan berbagai pohon lainnya. Di hampir setiap pohon sudah diberi keterangan nama jenis pohon tersebut, sehingga kita bisa belajar mengenal berbagai jenis pohon di sana.

Berdasarkan pengamatan kotasubang.com, beberapa tahun ini yang sudah memanfaatkan hutan kota hanyalah segelintir pasangan muda mudi yang memadu kasih di sana. Selain itu hanyalah komunitas fotografi yang sering menjadikan hutan kota sebagai lokasi hunting foto. Selain itu, menurut Amin, penjaga hutan kota, kadang ada juga yang berziarah ke hutan kota tersebut, karena di sana ada makam leluhur yang dikenal dengan nama eyang Genjreng.

Amin mengatakan keberadaan hutan kota ini sangat penting, terutama bagi masyarakat kota Subang, karena hutan ini menjadi daerah resapan air.
“Selain itu, sumber air bagi masyarakat kota Subang ya dari sini, oleh karena itu harus benar-benar di jaga kelestariannya,” kata Amin kepada kotasubang.com beberapa waktu lalu.

hutan-kota-ranggawulung-subang

Disekitar hutan kota Ranggawulung ini terdapat 3 buah sumber mata air yang sangat penting sebagai sumber air masyarakat Subang yaitu cekdam, Bron dan cekungan Ranggawulung dengan potensi 3 milyar kubik air.

Jika hutan kota dan hutan disekitar Ranggawulung ini rusak, maka kota Subang akan mengalami bencana kekurangan air bersih. Oleh karena itu keberadaan hutan kota ini harus dilestarikan, termasuk harus dilakukakan upaya pencegahan alih fungsi lahan sekitar hutan Ranggawulung.

Saat ini kerusakan sudah sangat nampak terutama di sebelah barat jalan raya Ranggawulung, pohon-pohon di sana sudah berubah menjadi semak belukar dan bukit sebelah selatan Ranggawulung sudah berubah menjadi tambang pasir.

Berita Terkait: