Warga Kecewa Pelayanan PDAM Subang

Pasokan air dari PDAM Tirta Rangga Subang ke pelanggan sering terhambat. Warga pun meminta Bupati Subang mengevaluasi kinerja Dirut PDAM tersebut.

“Di sini aliran air PDAM sering mati. Bahkan pada Jumat (8/8/2014) matinya sampai 12 jam, sehingga kami kesulitan untuk mendapatkan air untuk minum, mandi, dan mencuci,” kata Ahmad yang tinggal di Perumahan Kavling Dangdeur, Kelurahan Dangdeur, Minggu (10/8/2014).

Masalah itu, kata dia, sering terjadi. Bahkan hari ini pasokan air tak mengalir sejak pagi. Padahal, kata dia, pasokan air PDAM sangat dibutuhkan oleh warga. Dia pun mengaku kesal dengan pelayanan PDAM, apalagi dia dan warga lainnya sudah melaksanakan kewajibannya.

Dia pun berharap Pemkab Subang menanggapi keluhan warga tersebut. Sehingga pasokan air ke rumahnya bisa kembali lancar.

pipa

“PDAM itu kan perusahan milik pemerintah. Kalau Pemkab tak mau disalahkan, saya minta cepat carikan solusi. Kalau perlu kinerja Dirut PDAM dievaluasi,” tegasnya.

Hal senada disampaikan warga lainnya, Desri yang mengaku aliran air PDAM Subang di tempat tinggalnya sering bermasalah. “Bahkan dalam seminggu bisa dua sampai tiga kali. Warga sampai sudah biasa,” ujarnya.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Desri mengaku harus meminta air ke tetangganya yang memiliki sumur.

Sementara Dally (45), warga Sukamelang, mengaku sudah berhenti memanfaatkan air PDAM sejak tiga minggu lalu. Menurutnya, pelayanan PDAM Tirta Rangga sudah sangat parah, sehingga memutuskan berhenti berlangganan PDAM.

“Apalagi ada wacana tarifnya mau dinaikkan, sementara air sering mati,” paparnya. (Inilah)

Berita Terkait: