Sering Terjadi Kecelakaan, Tebing Tanjakan Emen Akan Dipapas

"Tikungan Ini Rawan Kecelakaan"

Sebagai upaya untuk menekan banyaknya terjadi kecelakaan di tanjakan emen, kampung Cicenang, Kecamatan Ciater, Subang, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berencana akan memapas bagian tebing di sekitar tanjakan Emen. Dengan dipapasnya tebing tersebut diharapkan bisa memperluas sudut pandang para pengendara yang melintas dari arah Tangkuban Parahu menuju Ciater. Saat ini pandangan para pengendara terhalang tebing di kanan jalan ketika menuruni tanjakan emen yang berkelok.

Kepala Dinas Perhubungan provinsi Jawa Barat, Tedi Taufik, mengatakan tahun 2015 mendatang diharapkan rencana ini sudah bisa terrealisasi. Menurutnya, rencana pemapasan tebing di tanjakkan Emen sudah masuk dalam proses study kelayakan oleh pihak Dinas Bina Marga Pemprov Jabar dan dalam waktu dekat rekomendasinya segera keluar.

tanjakan emen 1

Bagian tebing yang dipapas panjangnya antara 200 hingga 300 meter. Sedangkan lebarnya antara tiga hingga lima meter. Setelah tebing tersebut dipapas, nantinya pengguna kendaraan dari arah Tangkuban Parahu ke Ciater bisa jelas jalur jalan didepannya, termasuk belokan jalan.

“Selain itu di lokasi tebing yang dipapas nantinya akan buat seperti bungker, fungsinya memberikan ruang bagi pengemudi ketika membating setir menghindar kecelakaan diarahkan ke lokasi itu,” kata Tedi.

Di lokasi tanjakan emen Bina Marga Pemprov Jabar juag berencana membuat marka kejut. Sebelumnya, pasca kecelakaan menimpa bus pariwisata rombongan siswa SMA Al-Huda Cengkareng, Jakarta Barat yang menewaskan sembilan orang Juni 2014 lalu, pihak Bina Marga juga telah memasang 16 lampu penerangan jalan anti kabut disepanjang ruas Lembang-Ciater.

Kapolres Subang, Chiko Ardwiatto, menyambut baik rencana yang digagas Dishub Pemprov Jabar tersebut.

“Dengan pemapasan tebing disana saya harap nantinya bisa menekan terjadinya kecelakaan maupun jatuhnya korban hingga turun drastis,” ucapnya.

Berita Terkait: