Tips Menentukan Nanas Si Madu Subang yang Asli

KOTASUBANG.com, Jalan Cagak – Tak lengkap rasanya jika berkunjung ke Subang tanpa mencicipi buah yang menjadi ikon kebanggaan wilayah ini, yaitu nanas “Si Madu”. Sesuai namanya nanas ini memiliki rasa semanis madu, tidak meninggalkan kecut di lidah dan tidak menyebabkan gatal di kerongkongan. Namun tahukah anda tidak semua nanas yang dijual di Subang tersebut merupakan nanas “Si Madu” ?

Sebenarnya semua nanas yang di tanam di Subang berjenis sama yaitu varietas Smooth Cayenne yang berasal dari Brazil. Dari nanas varietas Smooth Cayenne yang ditanam petani di kebunnya biasanya tumbuh nanas dengan kualitas yang lebih menonjol dari yang lainnya, baik dari segi ukuranya maupun rasa daging buahnya. Nanas dengan kualitas super inilah yang kemudian disebut nanas “Si Madu”. Jadi nama nanas “Si Madu” bukanlah nama varietas atau jenis nanas tetapi hanya berupa “gelar” bagi nanas Subang dengan kualitas rasa terbaik.

Tak mudah menemukan nanas “Si Madu” dalam satu kebun, sama halnya seperti mencari kelapa muda kopyor dalam rimbunan buah kelapa. Satu atau dua buah nanas madu mungkin bisa ditemukan dalam satu kuintal nanas yang dipanen atau kurang dari 10% dari hasil panen dalam satu kebun.

Karena jumlahnya yang jarang inilah menyebabkan harga nanas “Si Madu” beberapa kali lipat lebih mahal daripada nanas Subang biasa. Para penjual nanas biasanya tidak memajang nanas “Si Madu” di depan kiosnya. Mereka baru akan mengeluarkan nanas “Si Madu” jika ada pembeli yang menanyakan.

nanas-simadu-subang

Bagaimana cara membedakan nanas “Si Madu” dengan nanas biasa?

Menurut sebagian orang, nanas “Si Madu” biasanya memiliki ciri fisik berukuran lebih besar dan mata kulit nanasnya besar-besar. Namun Lilis (33), pemilik kios nanas Mirasa di jalan Cagak membantahnya. Menurutnya, tidak ada yang tahu pasti bagaimana ciri fisik nanas “Si Madu”.

Satu -satunya cara yang paling efektif untuk menentukan nanas “Si Madu” adalah dengan menyentil kulit buah nanas.

“Jika suara sentilannya nyaring seperti suara kita menyentil telapak tangan, maka hampir dipastikan itu merupakan nanas “Si Madu”, kata Lilis kepada KOTASUBANG.com beberapa waktu lalu.

Sebenarnya para petani nanas di sentra produksi nanas seperti di Jalan Cagak, Ciater, Kasomalang dan Sagalaherang sudah mencoba berbagai cara untuk mendapatkan lebih banyak nanas “Si Madu”, namun hingga saat ini masih belum berhasil menemukan cara yang efektif.

Berita Terkait: