Teater “Di Hiji Tempat Nu Biasa”, Menertawakan Diri Sendiri

lorong teater 5

Lorong Teater sukses menggelar pertunjukan drama berjudul “Di Hiji Tempat Nu Biasa” di gedung Wisma Karya, 16-17 Juni 2014 kemarin. Hal itu tampak dari banyaknya jumlah penonton yang menyaksikan drama tersebut.

Penonton tampak antusias menyaksikan drama yang berdurasi sekitar 90 menit tersebut. Para pelakon yang bermain dengan baik, tata suara dan cahaya panggung yang di kemas apik, tarian kontemporer dan selingan lagu yang selaras dengan cerita membuat jalannya drama tidak monoton dan menarik untuk diikuti.

Sesekali gelak tawa penonton pecah di ruang pertunjukan drama tersebut. Disadari atau tidak, para penonton drama ini sebenarnya menertawakan diri mereka sendiri. Mereka menertawakan kegilaan atau absurditas terhadap realitas hidup yang mereka jalani sendiri, yang mungkin tak kunjung sesuai dengan cita-citanya.

lorong teater 2 lorong teater 3

Menurut sutradara Atep YS, drama ini mengedepankan pergulatan alam pikiran tentang bagaimana kesadaran manusia memperlakukan realitas yang terbentuk sedemikian rupa. Ia mengatakan, frustasi, kegilaan hingga absurditas manusia terhadap realitas,  kadang tidak bisa dicerna oleh kesadaran naluriah manusia.

Sebelumnya, drama dengan naskah karya Nunu Nazarudin Azhar ini dipentaskan di gedung kesenian Rumentang Siang, Bandung pada gelaran Festival Drama Basa Sunda XIII tingkat Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Pementasan drama ini digelar dalam rangka Temu Karya Seni Kreasi Drama Gotong Royong Lintas Generasi 2014. Para aktor yang bermain dalam drama kali ini merupakan anggota Teater Lorong lintas generasi. Teater ini sudah berdiri sejak 14 Februari 1992 di SMA Negeri 1 Subang.

lorong tetaer 4

Lorong Teater Lintas Generasi

Lorong Teater Lintas Generasi