Menjajal Kuliner Ekstrim di Subang Selatan

Bagi kebanyakan orang biyawak merupakan hewan buas yang menyeramkan dan menjijikan. Namun siapa sangka ternyata daging hewan buas ini memiliki banyak penggemar. Di sepanjang ruas jalan Ciater – Tangkuban Parahu banyak berjajar jongko (warung) yang menawarkan menu sate dari hewan yang tak lazim di konsumsi ini.

Menurut salah satu pemilik jongko, Didin, biasanya orang yang memesan sate biayawak adalah orang yang memang sudah terbiasa mencicipi makanan tersebut, namun banyak pula dari konsumennya yang penasaran dan ingin coba-coba menjajal kuliner ekstrim ini.

Sate Biayawak Bumbu Kecap Pedas

Sate Biayawak Bumbu Kecap Pedas

“Katanya sih dapat menyembuhkan penyakit kulit sama meningkatkan stamina makanya banyak yang nyari” kata Didin sambil membakar sate pesanan pengunjungnya, Rabu 20/11/2013.

Sebenarnya Didin tak terlalu yakin tentang manfaatnya tersebut, tapi yang pasti penggemar sate biyawak cukup banyak, bahkan ia suka kewalahan karena kehabisan stok daging biyawak.

“Sekarang mah lagi susah daging biayawaknya, saya kadang kehabisan stok,” katanya.

Daging biayawak ia peroleh dari para pemburu hewan ini di daerah Cisalak. Biasanya ia baru menelpon mereka kalau sudah kehabisan stok daging biyawak. Untuk memudahkannya Didin biasanya menyimpan stok daging biayawak yang sudah di iris-iris dan ditusuk sate di lemari esnya.

Menurut Wisnu salah satu penggemar sate biyawak, ia menyukai kuliner ini karena rasanya yang lezat.

“Rasanya enak, tektur dagingnya juga tidak alot hampir mirip daging ayam lah,” kata Wisnu. Selain itu Wisnu juga percaya daging sate biyawak merupakan salah satu obat mujarab menyembuhkan berbagai penyakit.

Sate Biyawak

Sate Biyawak

Lain lagi dengan Wawan, salah satu pengunjung warung Didin ini mengaku memesan sate biyawak karena penasaran akan rasanya.

“Saya sih penasaran aja, banyak orang yang suka sate biyawak, jadi pengen tau rasanya,” katanya.

Satu porsi sate biyawak (10 tusuk + nasi) dibanderol dengan harga Rp. 35.000,-. Cukup mahal memang, namun meskipun mahal, tapi selalu saja ada yang memesan sate biawak di warungnya Didin. Selain menjual sate biayawak Didin juga menawarkan jenis sate lainnya, termasuk sate kelinci. Satu porsi sate kelinci harganya sama dengan sate biyawak. Daging kelinci ia peroleh dari para peternak di daerah lembang.

Jongko Penjual Sate Biayawak

Jongko Penjual Sate Biayawak