Subang Jadi Kawasan Industri Padat Karya

kawasan industri

Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan mengatakan, ke depan, kawasan timur Jawa Barat akan disulap menjadi daerah industri padat karya. Hal itu seiring dengan perkembangan investasi padat karya di daerah Pantura tersebut.

“Justru, ke depan nanti kita akan bangun kawasan Jabar wilayah timur lebih spesifik untuk industri padat karya, yang meliputi Kabupaten Majalengka, Cirebon, dan Subang yang sebagiannya masuk kategori Jabar Timur,” jelas Aher saat melakukan kunjungan ke Pabrik Sepatu PT Industrial Taekwang Indonesia yang berada di Kelurahan/Kecamatan Cibogo Subang, Jum’at (21/3/2014).

Aher menjelaskan, perkembangan industri padat karya yang didominasi pengusaha Korea tersebut, merupakan investasi terbesar kedua setelah Jepang yang ada di Jawa Barat. “Salah satunya di bidang industri garmen dan industri alas kaki seperti di Taekwang ini,” tuturnya.

Adapun di wilayah Jabar bagian barat, tambah Aher, sudah dispesifikan ke wilayah industri padat modal. Seperti Karawang, Bekasi, Purwakarta, dengan menitikberatkan kepada industri otomotif yang akan berguna terhadap penyesuaian kondisi Upah Minimum Provinsi (UMP) di Jawa Barat. “Karena yang sering keberatan dalam penyesuaian UMP itu adalah dari industri padat karya,” ucapnya.

Aher mencontohkan, jika di salah satu industri padat modal dan padat karya tingkat penyesuaian UMP nya tidak sebanding. “Kita bisa membandingkan antara padat modal yang luas lahannya sekitar 60 hektare dengan jumlah karyawan sekitar 1.500 orang. Sementara padat karya yang luas lahannya 40 hektaran tapi karyawannya mencapai 30 ribu orang,” jelasnya. (Inilah)

Berita Terkait: