Pawai Alegoris, Meriahkan Hari Jadi Subang ke-66

Ribuan warga Subang antusias menyaksikan pawai alegoris yang diselenggarakan dalam rangka memeriahkan HUT Subang yang ke 66, Rabu (2/4/2014). Sejak pagi mereka sudah berderet di sepanjang jalan yang akan dilalui rombongan peserta pawai, yaitu melalu jalan S. Parman, Wangsa Gofarana dan berakhir di jalan Otista.

subang-pawai

Sementara itu ribuan peserta pawai bersemangat menunjukkan seni budaya serta berbagai produk maupun komoditas unggulan dari daerahnya. Berbagai seni budaya dan produk unggulan setiap daerah/ instansi banyak yang di kemas dalam bentuk kendaraan hias. Para peserta pawai tersebut berasal dari perwakilan sekolah, instansi pemerintah, swasta dan perwakilan warga masyarakat dari 30 kecamatan yang ada di Kabupaten Subang.

Pawai alegoris yang di mulai sejak pukul 09.00 WIB ini baru berakhir menjelang pukul 15.00 WIB. Hal ini menyebabkan kemacetan di beberapa ruas jalan di kota Subang.

karnaval-subang

pawai-budaya-subang

pawai-HUT-Subang

“Ga apa-apa setahun setahun sekali Subang macet, jarang-jarang di Subang ada hiburan rakyat seperti ini,” kata Jajang warga Soklat yang datang menonton bersama keluarganya.

Namun sebagian warga yang lain menyayangkan penataan pawai yang masih kurang baik, termasuk masih banyaknya kendaraan yang tidak berkepentingan masih bisa lalu lalang di jalur pawai.
pawai HUT Subang

“Inikan bukan pawai yang pertama kali, tapi masih saja penataannya semrawut, masih banyak motor yang masuk area pawai,” kata Budi warga Cikaum yang menjadi peserta pawai.

pawai-karnaval-di-subang

 

pawai-karnaval-subang

“Kalau pelaksanaannya lebih ditata dan kontennya lebih digarap serius, ini akan menjadi event wisata tahunan kebanggaan Subang seperti di Jember,” Budi menambahkan.

Sementara itu dalam sambutannya Bupati Subang Ojang Sohandi berjanji akan terus menggelar pawai seni budaya seperti ini setiap tahun melihat antusiasme warga juga begitu besar terhadap kegiatan ini. Ojang berharap kegiatan ini mampu memberi gambaran berbagai perkembangan seni, budaya, dan pembangunan di daerahnya.
Maskot Dinas Peternakan