Bupati Subang Kritik Kinerja Bawahannya

Bupati Subang, Ojang Sohandi memberikan kritikan pedas terhadap para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang.

Kritikan tersebut disampaikan Ojang saat memberikan sambutan pada acara musyawarah Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPMJD) Kabupaten Subang tahun 2014-2018 di aula Pemkab Subang, Selasa (3/6)

Menurut Ojang, seharusnya para PNS tersebut menyadari kapasitasnya sebagai abdi Negara. “Artinya, selama 24 jam PNS harus siap memaksimalkan perannya dalam menjalankan tugas. Karena masyarakat kita juga butuh pelayanan,” ujar Ojang yang disambut tepuk tangan ratusan kades yang hadir di acara tersebut.

Ojang mencontohkan, saat berada di lingkungan masyarakat, hendaknya bisa mengikuti alur dan hukum adat dan sosial didaerahnya. “Jadi, kalau kebagian tugas jaga malam (ronda), jangan merasa gengsi, atau jangan diganti dengan kakek-kakek yang sudah usia lanjut, nanti kalau berhadapan dengan pencuri, apa jadinya,” ucap Ojang yang disambut tawa hadirin.

ojang-sohandi-memimpin-upacara-hari-kemerdekaan-ke-68

Selain itu, kata dia, para PNS harus bisa memberikan contoh di semua bidang kehidupan. Di antaranya dalam menjaga ketentraman masyarakat, termasuk dalam persoalan pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

“Bahkan saya mendapatkan laporan bahwa Kecamatan Subang sendiri yang notabene PNS terbanyak di Kabupaten Subang tapi dikategorikan sebagai satu-satunya kecamatan yang tidak pernah melunasi kewajiban PBB. Itu akibat sifat malas para PNS,” kata Ojang.

Ojang berharap, agar para PNS kembali menghayati dan menyadari peran PNS dengan kembali mengedepankan kehidupan yang selalu berprinsip gotong-royong.

“Karena, sifat gotong royong tersebut merupakan investasi terbesar yang diwariskan oleh para pendahulu. Jadi, kita harus mengembalikan prinsip leluhur kita tersebut,” katanya. (Inilah)