Ketahanan Pangan Jadi Program Prioritas Bupati Ruhimat

KOTASUBANG.com, Subang – Berkenaan dengan pelaksanaan program prioritas Bupati Subang, H. Ruhimat mengadakan Rapat Koordinasi Ketahanan Pangan dengan dinas terkait di Ruang Rapat Segitiga Bupati, Selasa (26/01/2021)

Hadir dalam rapat koordinasi tersebut diantaranya Asda II, kepala BKAD, plt. Kadis Pertanian, Kadis Perikanan dan pejabat Dinas Peternakan.

Dalam kesempatan tersebut kang Jimat sapaan akrab bupati Subang memberikan berbagai arahan terkait program ketahanan pangan di Kabupaten Subang, diantaranya menginstruksikan agar dialokasikan anggaran untuk tiga dinas penyokong program yaitu dinas pertanian, dinas peternakan dan dinas perikanan.

“Saya ingin perikanan, peternakan dan pertanian terjadi pemerataan program” ujar kang jimat.

Kang jimat pun mengungkapkan bahwa ternyata potensi bukan hanya di hulu tapi di darat.

“Saya sekarang turun gunung, kita garap potensi pantai” tandas kang Jimat yang menegaskan ingin lebih memaksimalkan potensi peternakan dan perikanan di Kabupaten Subang.

Kepala BKAD Drs. H Syawal mengungkapkan bahwa arahan bupati ini sesuai dengan program nasional tentang kesehatan, ekonomi dan sosial.

“Dana pusat untuk sektor pertanian dan landclearing sebesar 5 milyar ” ujar Syawal. Dirinya pun mengungkapkan bahwa kang jimat ingin ada anggaran pada sektor selain pertanian. Kang jimat berharap anggaran tersebut bisa di alokasikan ke tiga sektor namun karena dana tersebut berasal dari pusat yang telah terkoreksi peruntukannya maka hanya bisa digunakan untuk sektor pertanian.

“Akan kita upayakan salah satunya lewat refocusing” papar syawal.

Sementara itu kepala Dinas Perikanan Kabupaten Subang Rahmat Effendi memaparkan tentang potensi ikan nila yang saat ini telah dikembangkan di beberapa desa di Subang dan berharap ada bantuan pembelian benih terkait hal tersebut.

“Ada 14 desa yang diprioritaskan mendapatkan bantuan” ungkap Rahmat

Khusus kepada plt. kadis pertanian Dr.nH Hendrawan kang jimat menginstruksikan agar landclearing yang sudah digarap agar langsung dilakukan penanaman, hal ini dilakukan agar lahan tersebut lebih produktif.