Kang Jimat Apresiasi Pentas Seni Ringkang Pakaleran

KOTASUBANG.com, Subang – Bupati Subang atau yang akrab disapa Kang Jimat menghadiri acara pentas seni Ringkang Pakaleran di Lapangan Upacara SMPN 1 Purwadadi, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang. Selasa, (27/10). Acara pentas seni tersebut mengangkat tema “Apresiasi Sastra dan Seni Karya Seniman Subang Tahun 2020”.

Meskipun dilaksanakan masih di tengah kondisi pandemi dengan protokol kesehatan yang diterapkan tetap tidak membuat suasana khidmat pada acara tersebut berkurang. Semua hadirin beserta tamu undangan melakukan pengecekan suhu badan, wajib menggunakan masker, menjaga jarak dan menjaga kebersihan tangan menggunakan hand sanitizer untuk meminmalisir penyebaran Covid-19.

Pentas seni Ringkang Pakaleran ini diadakan sebagai bentuk apresiasi terhadap kesenian budaya Sunda yang ada di Kabupaten Subang. Pada acara tersebut turut menampilkan seni tari, seni puisi hingga seni teater yang didukung oleh musikalisasi orkestra alat musik sunda modern yang dipimpin dengan apik oleh Budayawan Subang Nandang Kusnandar dan Sastrawan Aan Ikhsan Gumelar.

Dalam acara pentas seni yang digelar oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang itu juga turut hadir keluarga dari Almarhum seniman asal Subang Mody Madiana untuk mengenang jasanya yang memiliki peran besar dalam memepertahankan nilai-nilai seni dan kebudayaan di Kabupaten Subang.

Pada sambutannya, Kadisdikbud Subang Tatang Komara, S.Pd, M.Si didampingi oleh Kabid SMP Disdikbud Subang Dr. Aep Saepudin, M.Pd percaya dapat mengembangkan kesenian dan kebudayaan Sunda dengan berusaha menjadi garis terdepan dalam mengayomi para budayawan dan sastrawan di Subang. Ia juga berharap melalui kagiatan apresiasi seni ini dapat meningkatkan semangat para penggiat seni untuk terus berkarya.

Selanjutnya Kang Jimat atas nama pribadi dan pemerintah Kabupaten Subang mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang yang telah menjadi motor penggerak bagi pengembangan budaya dan sejarah di Kabupaten Subang.

Kang Jimat juga mengapresiasi kolaborasi antara budayawan, seniman, sastrawan da seni milenial yang telah bekerja keras menampilkan pertunjukan yang memukau. Seni teater yang sedikit menceritakan tentang kisah Ki Lapidin tersebut dapat memberikan nilai-nilai perjuangan yang dapat diteladani bagi kita semua.

Pada kesempatan tersebut Kang Jimat sedikit menjelaskan makna kata Purwadadi sebagai tempat dilaksanakannya acara tersebut. Ia menyebutkan bahwa ‘Purwa’ memiliki arti mulai atau permulaan dan ‘Dadi’ yang memiliki arti jadi. Sehingga di tempat dilaksankannya acara pentas seni ini menjadi awal permulaan bagi kita untuk merawat dan melestarikan kesenian dan kebudayaan di Subang.

Kang Jimat juga mengungkapkan bahwa akan terus mendukung kegiatan-kegiatan positif demi kemajuan Subang. Kemudian Kang Jimat menutup sambutannya dengan mengajak seluruh hadirin untuk terus berjuang membangun Subang dengan potensi yang dimiliki.