UMK Subang Naik 34.9%

Ribuan Buruh Subang Berunjuk Rasa Mengawal Rapat Penetapan UMK Subang di Depan Kantor Bupati Subang (25/10/2013)

Ribuan Buruh Subang Berunjuk Rasa Mengawal Rapat Penetapan UMK Subang di Depan Kantor Bupati Subang (25/10/2013)

Dewan Pengupahan Kabupaten (DPK) Subang telah menyetujui dan menetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Subang tahun 2014 sebesar Rp 1,35 juta.

“Alhamdulillah, kami Depekab Subang sudah menetapkan UMK Subang untuk padat karya sebesar Rp 1.355.745. Sedangkan untuk UMK padat modal sebesar Rp 1.645.780,” kata ketua Depekab Subang, Abdurrakhman kepada Tribun seusai rapat di ruang kerja Bupati Subang, Jumat (1/11).

Ia mengatakan, keputusan tersebut diambil dengan cara voting. Setelah sebelumnya Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Subang mengusulkan UMK sebesar Rp 1,25 juta, kalangan buruh menuntut Rp 1,57 juta dan kalangan akademisi mengusulkan sebesar Rp 1,35 juta.

“Dari hasil voting, diraih keputusan bahwa UMK Subang sebesar Rp 1,35 juta yang diambil,” kata Abdulrakhman.

Dalam voting tersebut, UMK sebesar Rp 1,35 juta dipilih oleh 12 orang. Untuk nilai Rp 1,57 sebanyak 11 orang yang memilih.

“Angka yang diusulkan Apindo sebesar Rp 1,25 juta tidak ada yang memilih,” ujarnya.

Ketua Apindo Subang, Cahyadi mengatakan, pihaknya akan mengikuti keputusan yang telah dicapainya. “Kami ikuti keputusan Depekab. Kenaikan ini terbilang luar biasa dari tahun sebelumnya. Kenaikan ini sebesar 34,9 persen,” ujarnya. (Tribun)