Ada Jalan “Istigfar” di Ciater, Subang

Wakil Gubernur Jawa Barat Menghadiri Acara Ruwatan Bumi Kampung Banceuy (30/10/2013)

Wakil Gubernur Jawa Barat Menghadiri Acara Ruwatan Bumi Kampung Banceuy (30/10/2013)

Untuk pertama kali dalam sejarahnya, kampung adat Banceuy, Desa Sanca, Kecamatan Ciater di kunjungi pejabat setingkat Wakil Gubernur yang menghadiri acara Ruwatan Bumi Banceuy, Rabu 30 Oktober 2013. Kesempatan ini tentu saja tak disia-siakan aparat dan tokoh kampung Banceuy untuk berkeluh kesah menyampaikan harapannya.

Dari mulai panggung sekolah, balai musyawarah, lokasi wisata tak terawat dan tentu saja kondisi jalan yang rusak seperti di wilayah lainnya di Subang dikeluhkan juga oleh warga Banceuy.

“Di Ciater ini ada yang namanya jalan “Istigfar” pak, gejlag….gejlug… Astagfirullah… gejlag.. gejlug.. Astagfirullah nginjak lubang,” kata kepala dusun Banceuy diikuti gelak tawa warganya.

Mendengar keluhan itu Wakil Gubernur menjawabnya dengan sedikit bergurau.

“Jalan yang mana yang rusak?.. tadi saya kesini merasa ga lewat jalan Istigfar… tadi saya tidur nyenyak…,” kata pak Wagub membalas dengan sedikit bergurau.

“Pelan-pelan kita bangun Infrastruktur, pribadi-pribadi dan teman-teman di Subang saya kira juga bisa mengatasi, tidak semuanya harus oleh Pemprov,” katanya menambahkan.

Berdasarkan pantauan kotasubang.com, jalan kampung Banceuy dalam kondisi rusak sekitar 2.5 km. Warga kampung Banceuy berharap jalan menuju ke kampungnya dapat diperbaiki, karena sering dikunjungi oleh tamu dari luar daerah yang mempelajari adat dan budaya kampung Banceuy.