Camping Pejabat Subang Jadi Sorotan, Ini Kegiatan yang Dilakukan

KOTASUBANG.com, Subang – Bupati Subang H. Ruhimat didampingi Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi dan Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Aminudin Jum’at sore, (7/8/2020), mengikuti kegiatan “Sinergitas Komunikasi Pimpinan dengan Perangkat Daerah menuju Subang Jawara” di Bukit Nyomot Garuda Ngupuk yang berada di Wilayah Desa Cintamekar, Kecamatan Serangpanjang, Kabupaten Subang.

Kegiatan Sinergitas Komunikasi Pimpinan dilaksanakan dengan menggelar puluhan tenda, dan diikuti semua Kepala Dinas, Kepala Badan, Asda, Kabag dan seluruh Kasubbag di lingkup Setda Kabupaten Subang,

Kegiatan sinergitas dimulai dengan kegiatan shalat Maghrib berjamaah, bertindak selaku imam, Kalak BPBD Kabupaten Subang H. Hidayat. Setelah shalat Maghrib, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama, memanjatkan doa dan syukur agar Kabupaten Subang dapat menjadi negeri yang Baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur.

Sekda Subang H. Aminudin dalam laporan penyelenggaraan kegiatan menyampaikan, kegiatan internal ini bertujuan agar dapat terjalin silaturahmi dan komunikasi yang lebih intens sehingga dapat terwujud persepsi dan tujuan yang sama dalam bekerja, terlebih fungsi dan peran Sekretariat Daerah sebagai koordinator implementasi kebijakan pemda dari pelaksanaan teknis perangkat daerah baik dinas dan lembaga teknis. Kang Amin menyampaikan Kegiatan komunikasi pimpinan ini tidak berbeda dengan kegiatan rapat atau diskusi lainnya, akan tetapi dikemas dengan kegiatan outdoor agar dapat tercipta kebersamaan, dan kekompakan antara kepala Perangkat daerah.

Wakil Bupati Subang,  dalam arahannya menyampaikan, saat ini pemerintah Subang tidak boleh bekerja biasa biasa, terlebih Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengingatkan kondisi dunia tengah mengalami krisis, dan meminta seluruh jajaran untuk memiliki sense of crisis yang sama dan bekerja lebih keras.

“Jangan kerja biasa-biasa saja ASN harus bekerja lebih keras dan lebih cepat, buat terobosan dalam melaksanakan prosedur. Apabila kerja luar biasa maka hasilnya akan luar biasa,” ujarnya.

Sementara itu Bupati Subang, H. Ruhimat atau Kang Jimat dalam arahannya menyampaikan, memohon keikhlasan dan kesiapan seluruh jajaran baik pelaksana, pejabat dalam melaksanakan tugas masing masing, seluruh jajaran harus responsif terhadap dinamika perkembangan Kabupaten Subang saat ini, seperti relokasi industri ke Kabupaten Subang, terlaksananya beberapa pembangunan jalan lingkar, akan selesainya pembangunan pelabuhan Patimban dalam waktu dekat dan rencana-rencana besar lainnya seperti jalur lingkar kota Subang, dan pembangunan jalan sepanjang 44 Km dari Cilamaya tembus ke Pusakanagara Patimban, yang diharapkan dapat membantu menunjang infrastruktur untuk Patimban.

“Perkembangan tersebut tentunya akan banyak membawa dampak signifikan terhadap Kabupaten Subang khususnya masyarakat. Seluruh perangkat daerah harus sigap dan cermat, perlu mengoptimalkan perannya masing masing dengan program dan kegiatan yang dapat menunjang dan mendukung perkembangan tersebut,” katanya.

Kang Jimat menginstruksikan untuk dapat membantu masyarakat, jangan sampai masyarakat jadi penonton. Manfaatkan perkembangan tersebut sehingga terwujud multiplier effect positif untuk masyarakat.

Kang Jimat, menyampaikan secara khusus, dirinya dan Wakil Bupati Subang akan terus bersama menyelesaikan tugas sebagai Bupati dan Wakil Bupati.

Selanjutnya kegiatan sinergitas di isi kegiatan kegiatan diskusi, dan ditutup kegiatan hiburan dari dan untuk peserta sinergitas. Hari kedua di isi shalat subuh berjamaah dan olahraga bersama, serta kegiatan luar ruang seperti senam dan jalan bersama. Sedangkan Kang Jimat sendiri melakukan pengecekan Curug Barong bersama beberapa kepala Dinas.

Kegiatan camping sinergitas pejabat ini sempat jadi sorotan, karena beredarnya vido di media sosial ketika pejabat tengah berjoget bersama. Hal ini dianggap tidak sesuai dengan kondisi pandemi Covid-19 saat ini. Terkait hal ini Sekda menyampaikan peserta kegiatan terbatas ini sudah mengikuti SWAB masal sebelumnya dengan hasil negatif. Seluruh peserta menempati lokasi tenda yang sudah disiapkan oleh pihak BPBD Kabupaten Subang. Sementara pembiayaan kegiatan bersumber dari donasi dan iuran peserta Kegiatan.