Gandeng Yayasan Javlec Indonesia, PT Tirta Investama Subang Konservasi Subdas Cipunagara

KOTASUBANG.com, Subang – Daerah Aliran Sungai (DAS) merupakan kawasan yang dibatasi titik-titik yang tinggi dan tempat dimana air hujan jatuh dan berkumpul. SUB DAS Cipunagara merupakan salah satu SUB DAS di Kabupaten Subang yang berlokasi di Subang bagian Selatan yang memiliki peran ganda yaitu pengendali banjir dan longsor dan bagian dari area tangkapan air (cathment area) Kabupaten Subang.

Dengan luas 20% dari total luas Kabupaten Subang (kurang lebih seluas 41.035ha), diperlukan langkah taktis dan kerjasama multipihak dalam menjaga dan menyelamatkan lingkungan di area ini. Hal itu terungkap dalam Sosialisasi Program Konservasi di SUB DAS Cipunagara yang diselenggarakan oleh PT Tirta Investama Subang bersama dengan Yayasan Javlec Indonesia di Balai Desa Nagrak, Desa Nagrak, Kec. Ciater, Rabu (8/7/2020).

“Untuk membantu meresapkan air hujan yang turun di kawasan SUB DAS diperlukan sumur resapan, lubang resapan biopori, penanaman, dan juga tata kelola sampah yang benar agar tidak terjadi banjir,” kata Cece Rahman, Kasi Konservasi DLH Subang.

Hal senada diamini oleh Aep Saepudin, Kasi Trantib Ciater, bahwa perlindungan DAS Cipunagara sangat diperlukan, termasuk kegiatan penanaman di Cicenang untuk dilanjutkan.

PT Tirta Investama Subang bersama dengan Yayasan Javlec Indonesia tahun 2020 melaksanakan serangkaian kegiatan konservasi di Nagrak, antara lain kegiatan pendampingan berbasis lingkungan, rencana pembuatan 6 sumur resapan, rencana pembuatan 150 lubang resapan biopori, rencana pembuatan 150 rorak, dan penanaman.

“Rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari CSR Perusahaan” ungkap Oleh Nuryamin selaku perwakilan dari CSR PT Tirta Investama.

Oleh Nuryamin juga menyampaikan bahwa dalam operasionalnya PT Tirta Investama menerapkan BLUE OPERATION, yaitu pabrik yang ramah lingkungan dan ramah sosial dengan 5 pilar Blue Operation : Sirkular Energi, Sirkular Kemasan, Sirkular Air, Blue In dan Blue Out.