Minahasa Pelajari Pemberdayaan Kecamatan di Subang

Subang Kantor BupatiUntuk mempelajari administrasi kecamatan dan pengelolaan potensi unggulan kecamatan, Pemerintah Daerah Kabupaten Minahasa melakukan studi banding kunjungan kerja ke Kabupaten Subang. Sebanyak 30 orang aparatur Pemerntah Kabupaten Minahasa yang terdiri dari para camat dan kepala bagian diterima oleh Bupati Subang, Ojang Sohandi di ruang Rapat Bupati, Kamis (17/10)

Menurut Asisten Admnistrasi Umum Setda Kab Minahasa, Hetty Rumagit, SH, yang juga menjadi pimpinan rombongan dipilihnya Subang sebagai tujuan kunjungan kerja ialah banyak memiliki kesamaan potensi baik dari geografis maupun hal lainnya. Maka dengan datangnya ke Kabupaten Subang bisa membawa pelajaran penting mengenai pengelolaan potensi.

Dalam sambutannya Bupati Subang Ojang Sohandi menyampaikan bahwa atas nama Pimpinan daerah merasa terhormat karena Kabupaten Minahasa telah memilih Kabupaten Subang sebagai tujuan kunjungan kerja. Diharapkan ada pelajaran penting yang bisa diambil setelah kunjungan ini. Baik itu sisi keunggulan maupun kekurangan yang ada. “kami merasa bukan yang terbaik, namun dengan adanya silaturahim ini saya harap bisa mengambil pelajaran penting,” jelas Bupati.

Dengan luas wilayah lebih dari 205 ribu hektar dengan segenap potensinya, Pemkab Subang menerapkan strategi memperkuat desa dan menciptakan Kab Subang berbasis gotong royong. Dengan memperkuat desa maka strukutur di atasnya akan menjadi kuat juga. Dirasakan bahwa dilapisan bawah potensi cukup besar, namun kurang memberikan dampak yang signifikan karena kurangnya partisipasi masyarakat.

Maka di tiap desa dikelola potensi unggulan kemudian dilakukan pembinaan oleh instansi terkait. Untuk percepatan prestasi dilakukan reward and punishment kepada camat. Salah satunya pada pengumpulan pajak bumi dan bangunan (PBB). Bagi yang lunas PBB camatnya diberikan hadiah kendaraan bermotor sebagai penghargaan atas keberhasilannya sealiknya bagi yang belum lunas, diberikan “hukuman” yang memotivasi supaya lebih keras lagi berusaha.

Penjelasan lebih lanjut disampaikan oleh Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana (BPMKB), H. Syawal bahwa pemberdayaan masyarakat diberikan stimulan untuk desa diantaranya ambulan sehat sebesar 20 juta. Bantuan rehabilitasi seklah dasar. Pembnagunan sarana prasarana umum di desa.

Disampaikan oleh Hetty bahwa Kabupaten Minahasa terdiri 25 kecamatan dengan batas wilayah sebelah utara dengan Laut Sulawesi, sebelah timur dengan Laut Maluku, sebelah selatan dengan Laut Maluku dan sebelah barat dengan Kabupaten Minahasa Barat. Pembangunan yang dilakukan menetapkan visi untuk menigkatnya kesejahteraan dengan kearifan lokal menurut kepercayaan kepada Tuhan YME. Menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik dan berwibawa dan menciptakan kerukunan umat beragama.

Meningkatnya kesejahteraan dengan daya saing memanfaatkan potensi Wilayah Minahasa yang diiringi oleh terbinanya jasmani yang kuat dan rohani yang baik. Kemudian mempertahankan ketahanan pangan berkelanjutan. Tekanan ekonomi global harus dijadikan pemicu untuk meningkatkan nilai tambah perekonomian di Minahasa.

Usai penerimaan kemudian dilakukan tukar cindera mata antara Hetty dan Ojang. Kemudian rombongan berfoto bersama didepan Gedung Kantor Pemda Subang. Kemudian rombongan melanjutkan meninjau ke kecamatan Subang dan Kecamatan Jalancagak. (Humas Pemkab)