1000 Warga Subang Terima Sertipikat Tanah dari Menteri Agraria dan Tata Ruang RI

KOTASUBANG.com, Subang – Sebanyak 1000 sertipikat tanah diserahkan kepada masyarakat Subang dalam Program Reforma Agraria Melalui Kegiatan Redistribusi Tanah, di Halaman Kantor Kecamataan Pusakanagara, Selasa (14/01/2020). Penyerahan sertipikat tanah dilakukan secara simbolis oleh Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR)/Badan Pertanahan Nasional Republik Indonesia Sofyan A Djalil didampingi Bupati Subang H. Ruhimat.

Dalam sambutannya Bupati Subang menyampaikan penyerahan sertifikat ini merupakan wujud nyata dari kepeduliaan Pemerintah kepada seluruh masyarakat khususnya masyarakat Kabupaten Subang dalam memberikan suatu tanda bukti hak atas tanah berupa sertifikat.

“Saya menghimbau kepada seluruh masyarakat penerima sertifikat tanah untuk menggunakan sertifikatnya dengan baik dan benar serta dapat digunakan untuk kepentingan peningkatan roda perekonomian keluarga,” ungkapnya.

Bupati Subang berharap agar program reforma agraria terus berlanjut khususnya untuk masyarakat Kabupaten Subang.

“Saya sangat mengapresiasi pihak badan pertanahan nasional yang telah menetapkan program redistribusi tanah sebagai program strategis dalam pelaksanaan reforma agraria, mengingat kegiatan ini sangat membantu masyarakat Kabupaten Subang dalam meningkatan kesejahteraannya,” lanjut Bupati.

Menteri Agraria dan tata ruang (ATR)/ Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sofyan Djalil dalam sambutannya mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo memerintahkan paling lambat tahun 2025 semua tanah di Indonesia harus bersertifikat.

“Begitu ada sertifiktat akan ada kepastian hukum sehingga diharapkan sengketa tanah akan berkurang. Ia berharap selain mengurangi sengketa tanah, sertifikat yang dibagikan ini bisa mempermudah masyarakat untuk mengajukan pinjaman modal usaha ke bank dengan menjaminkan sertifikat tanah. Selain itu juga bisa membantu masyarakat dalam proses KUR di bank, tapi pastikan peminjam bisa membayar angsuran per bulan, kalau tidak maka sertifikat tanah bisa dilelang oleh bank, “pungkasnya.