SMK Negeri 2 Subang jadi Pilot Project Revitalisasi SMK Pertanian Kerjasama Indonesia – Belanda

KOTASUBANG.com, Subang – SMK Negeri 2 Subang merupakan satu-satunya sekolah yang ditunjuk oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai pilot project revitalisasi SMK Pertanian kerja sama Indonesia – Belanda di Jawa Barat melalui program vegIMPACT NL. Sebagai SMK model untuk bidang pertania pada kerjasama bilateral tersebut, SMK Negeri 2 Subang mendapat dukungan pemenuhan sarana dan prasarana, pelatihan guru, serta pengembangan kurikulum.

Kasub Direktorat Penyelarasan Kejuruan dan Kerjasama Industri, Direktorat Pembinaan SMK, Ditjen Dikdasmen, Kemendikbud, Saryadi Guyatno, mengungkapkan, selain di Subang saat ini prorgam serupa juga dilaksanakan di Jember dan kedepan kerja sama bidang hortikultura ini akan diimplemetasikan di 60 SMK lainnya.

“Subang dan Jember dipilih karena sudah siap tidak hanya dari sisi SMK-nya tapi juga industrinya,” ungkapnya.

Saryadi menambahkna aspek kepekerjaan adalah salah satu indikator untuk mengukur keberhasilan SMK dalam program revitalisasi. Saat ini, kata Saryadi SMKN 2 Subang memiliki kontrak kerja yakni 65 persen lulusan bekerja sesuai dengan kompetensi yang dimiliki yakni bidang pertanian.

“Saya berharap lulusan SMK akan mampu bekerja baik di dunia industri atau berkarir menjadi petani muda yang memiliki nilai tambah karena sudah dibekali dengan kompetensi pengetahuan dan teknologi,” ungkapnya.

Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi mengungkapkan apresiasinya atas terwujudnya kerjasama dengan berbagai pihak untuk pengembangan pertanian di Kabupaten Subang.

“Saya ucapkan terimakasih atas kerjasama semua pihak dalam mengembangkan pertanian di Kabupaten Subang salah satunya melalui kerjasama dengan SMKN 2 Subang. Apalagi Subang merupakan lumbung padi nasional, maka sarana penunjang untuk meningkatkan pertanian ini sangat diperlukan termasuk sumber daya manusianya,” ungkapnya.

Sebagai salah satu tonggak kerjasama tersebut vegIMPACT NL dan SMK Negeri 2 Subang bekerja sama dengan Yayasan Bina Tani Sejahtera, Sipindo Powered by SMARTseeds, dan IPB University  menyelenggarakan Expo Teknologi Hortikultura di SMKN 2 Subang 26-28 November 2019 dengan mengambil tema Good Agricultural Practices sebagai Upaya Penguatan Program Link and Match SMK Bidang Pertanian.

Tema yang diambil mencerminkan kolaborasi berbagai pihak dalam upaya mengembangkan pendidikan kejuruan bidang pertanian yang selaras dengan kompetensi kebutuhan pengguna lulusan (link and match), salah satunya melalui transfer pengetahuan praktek – praktek pertanian yang baik (Good Agricultural Practices) kepada para siswa; agar tercipta komitmen jangka panjang yang saling menguntungkan antara SMK dengan dunia usaha dan dunia industri. Kolaborasi konstruktif tersebut turut berperan dalam pengelolaan implementasi program revitalisasi SMK bidang pertanian kerjasama Indonesia dan Belanda melalui Direktorat Pembinaan SMK, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pelaksanaan program revitalisasi yang telah memasuki tahun kedua tersebut dikoordinasi oleh Project Management Office di IPB University dan Kementerian Pendidikan Kebudayaan.