Mall Segera Di Bangun di Subang

Foto : Ilustrasi

Foto : Ilustrasi

Pemkab Subang berencana akan membangun mal di bekas Pasar Inpres yang terketak di Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Subang.

Sekda Kabupaten Subang Abdurakhman mengatakan, rencananya pembangunan mal yang melibatkan pihak ketiga itu akan mulai dilakukan tahun depan. Anggaran pembangunan mal tersebut, kata dia, sekitar Rp60-70 miliar.

“Untuk pembangunannya kami akan melibatkan pihak ketiga,” ujar Abdurakhman di sela kerja bakti HUT TNI di bekas Pasar Inpres, Jalan Pejuang 45 Subang, Kamis (3/10/2013).

Dia mengatakan, sampai saat ini sudah ada tiga pengusaha yang mendaftarkan diri untuk mengikuti lelang pengerjaan pembangunan mal tersebut. “Mudah-mudahan akhir 2014 mal tersebut sudah bisa dipakai,” terangya.

Jika sudah selesai dibangun, mal itu akan digunakan bagi para pedagang menengah ke atas. Sementara untuk pedagang pasar tradisional dan PKL akan dipusatkan di pasar baru yang berdekatan dengan terminal Kabupaten Subang.

Meski begitu, rencana pembangunan mal tersebut menuai kecaman. Salah satunya dari kalangan mahasiswa. Salah satu mahasiswa Subang, Bram menyayangkan rencana tersebut. Menurutnya, pembangunan mal itu akan merugikan PKL dan pedagang di pasar tradisional.

“Kalau mal itu dibangun, saya yakin akan banyak pedagang menegah ke bawah yang gulung tikar, untuk itu kami meminta Pemkab memikirkan ulang rencana tersebut,” ujarnya. (Inilah)

  • urang subang

    Rencana pembanguan mal/pusat perbelanjaan di Subang kota ini masih dalam tahap kewajaran. Sebagai sebuah kota/kabupaten sudah selayaknya mempunyai minimal 1-2 mal yang menjadi daya tarik sebuah kota tsb. Namun dengan melihat mal-mal yang ada di kabupaten/kota di Jawa Barat (contoh, Sumedang, Purwakarta) memang tidak begitu lengkap dan menarik. Semoga pembangunan mal di Subang ini bisa mencontoh mal-mal yang ada di kota-kota besar seperti Bandung / Jakarta, bahkan mal-mal yg ada di luar negeri seperti Malaysia / Singapura. Sebagian besar daya beli masyarakat Subang saat ini sudah cukup tinggi bahkan bisa saja bertambah tinggi untuk beberapa tahun kedepan. Keinginan sebagian besar masyarakat Subang terutama Subang kota yaitu pusat perbelanjaan yang lengkap (bioskop, supermarket, dll.), terjangkau dan dekat (tidak perlu ke bandung atau kota tetangga lainnya, bahkan tidak perlu keluar negeri). Akan tetapi, kita semua juga berharap pada penataan pasar tradisional yang lebih tertata, profesional, inovatif, kreatif, bersih, terjangkau, dan nyaman. Bangun mal sah-sah saja, asal tetap memperhatikan tata kota, kepantasan, lingkungan, dan keadilan bagi para pedagang kelas menengah kebawah dan keatas. Saya bermimpi, Wajah Subang di tahun 2025 akan sangat cantik sekali dengan tata kota yang rapih dan kreatif, dengan catatan mulai hari ini kita semua terutama pemerintah dan masyarakat dapat mensiasati & menanggulangi resiko laju pembangunan dan resiko urbanisasi yang terstruktur (kemacetan, pemukiman kumuh, kesemrawutan, dll.)

  • herdy

    Sebagai warga subang, saya mendukung pembangunan mall di kota subang, ya memang sudah selayak nya subang membenah diri lebih modern tp tetap memperhatikan ketradisonalan nya,, sebagai kota sudah sepantasnya subang mempunyai fasilitas ini. Kita lihat contoh kota Solo, walau bAnyak mall tp Solo tetap memperhatikan ke tradisionalan nya. Jadi Subang memang sudah saat nya berbenah diri agar tidak tertinggal oleh kota2 lain nya.

  • Dhea Azhari

    udah 2017 nih gajadi?