Harus Tahu !, Aturan Baru Penggunaan Batik Khas Subang

KOTASUBANG.com, Subang – Sejak dikukuhkannya batik sebagai warisan budaya tak benda asal Indonesia 2 Oktober 2009 lalu, sejak saat itu pula tanggal tersebut ditetapkan menjadi hari batik nasional. Pada setiap peringatan hari batik tersebut semua karyawan baik Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun swasta dihimbau untuk mengenakan batik.

Selain wajib menggunakan pakaian batik setiap tanggal 2 Oktober, setiap karyawan di pemerintahan maupun swasta biasanya juga di wajibkan mengenakan batik pada hari tertentu setiap minggunya, demikian juga dilingkungan Pemkab Subang. Setiap pergantian pemerintahan biasanya ASN diwajibkan menggunakan batik dengan motif tertentu.

Sedikit berbeda dengan pemerintahan sebelumnya, jika sebelumnya setiap ASN diwajibkan menggunakan batik dengan gambar motif yang sama, untuk saat ini ASN dilingkungan Pemkab Subang hanya dihimbau untuk menggunakan batik khas Subang dengan gambar motif/corak bebas, asalkan menggambarkan motif batik khas Subang. Hal itu tertuang dalam surat edaran Bupati Subang nomor OT.03/733-Org yang berlaku sejak 25 April 2019.

Dalam surat edaran tersebut tertulis, “Bagi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkab Subang, agar memakai pakaian batik khas Kabupaten Subang (bentuk, gambar motif, warna dan atau kombinasinya memuat ciri khas Subang seperti bejana perunggu/ nanas / sisingaan, dll dilengkapi dengan lencana korpri, papan nama dan tanda pengenal), dipakai setiap hari kamis dan mulai berlaku pada tanggal 25 April 2019.”

Berikut isi surat edaran tersebut selengkapnya,

Sebagai informasi, Kabupaten Subang telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) mengenai Batik Ciri Khas Subang. Perda tersebut disahkan Bupati Subang H. Ojang Sohandi, S.STP., M.Si bersama Ketua DPRD Kabupaten Subang Ir. Beni Rudiono, Jumat (29/1/2016) lalu. Dalam Perda tersebut dicantumkan, motif batik yang merupakan batik ciri khas Subang adalah batik Sisingaan, Nanas dan Bejana Purba (batik purba). (baca juga : Jalan Panjang Perda Batik Khas Subang)