Hasil Pilgub Jabar 2013 Di Subang

Pemilihan Gubernur Jawa Barat baru saja usai, meskipun KPU Jawa Barat belum menetapkan secara resmi pemenangnya namun berdasarkan hasil Quick Count maupun Real Count KPU hampir dipastikan petahana Ahmad Heryawan akan melanjutkan kepemimpinannya, kali ini bersama pasangan barunya Deddy Mizwar. Berdasarkan hasil real count KPU petahana Ahmad Heryawan menduduki peringkat pertama raihan suara sebesar  31.9%, diikuti Rieke 28.7%, Dede 25.2%, Yance 12.4% dan Dikdik 1.7%.

Berbeda dengan hasil seluruh Jawa Barat, di Subang pasangan Rieke dan Teten justru memperoleh raihan suara terbanyak sama dengan wilayah Pantura Jabar lainnya. Rieke-Teten meraih 28.4% suara masyarakat Subang, disusul pasangan Aher-Demiz 25.4% suara, Dede-Lex 22.6%, Yance-Tatang 20.6% dan Dikdik-Cecep 2.9% suara.

Pasangan PATEN menang di 15 kecamatan di Kabupaten Subang, terutama di pantura. Kecamatan tersebut adalah Kalijati, Pabuaran, Purwadadi, Pagaden, Binong, Ciasem,  Pamanukan, Blanakan, Patok Beusi, Cibogo, Cipunagara, Cipeundeuy, Cikaum, Serang Panjang dan Pusakajaya. Pasangan ini meraih suara cukup signifikan di Pusakajaya 36.2% dan Cikaum 40.3%.

Pasangan Aher-Demiz menang di 7 Kecamatan, terutama di Subang bagian Tengah dan Selatan yaitu : Cisalak, Subang kota, Cijambe, Pagaden barat, Kasomalang, Ciater dan Dawuan.

Pasangan Yance-Tatang menang di 6 Kecamatan, yaitu: Pusakanagara, Tanjungsiang, Compreng, Legonkulon, Sukasari dan Tambak dahan. Yance menang signifikan di Compreng 37.5%, Legonkulon 36.4% dan Tambakdahan 40%.

Pasangan Dede-Lex menang di 2 Kecamatan yaitu Sagalaherang dan Jalan Cagak. Kemenangan Dede di Sagalaherang mencapai 35.6%.

Ada beberapa hal yang menarik untuk dicermati berdasarkan data di atas. Kemenangan PATEN terutama terjadi di wilayah Pantura Subang dan sebagian wilayah tengah. Namun, untuk wilayah Pantura sebelah timur tenyata PATEN harus berbagi kedudukan dengan Yance. Di wilayah yang berbatasan dengan Indramayu ini Yance memenangkan pertarungan, kecuali di Pamanukan dan Pusaka Jaya berada di posisi dua raihan suara, kalah dari pasangan PATEN.

Berbeda dengan wilayah Pantura, dimana PATEN berbagi posisi dengan Yance, di wilayah tengah dan selatan justru Aher-demiz dan Dede-Lex yang menjadi pemenang. Di wilayah ini, Aher berbagi kedudukan pertama dengan Dede-Lex kecuali di Serang Panjang yang dikuasai PATEN dan Tanjungsiang yang dikuasai Yance.  

Fenomena yang terjadi di Serangpanjang dan Tanjungsiang sangat menarik, di kedua wilayah ini justru pemenangnya tidak mengikuti “trend” seperti kecamatan sekitarnya dimana pasangan Aher-Demiz dan Dede-Lex yang berkuasa.

Jadi, berdasarkan trend yang terjadi dapat disimpulkan bahwa wilayah Pantura Subang dikuasai Rieke-Teten dan Yance-Tatang sedangkan di Wilayah Selatan dikuasai Aher-Demiz dan Dede-Lex.

Sayang, pesta demokrasi rakyat Jawa Barat ini tidak disambut antusias warga Subang untuk menggunakan hak pilihnya. Angka golput di Subang masih tergolong tinggi yaitu sekitar 32% atau hanya 68% masyarakat yang datang ke TPS. DPT Pilgub Jabar Kabupaten Subang sebanyak 1.164.562 pemilih dan yang menggunakan hak pilihnya hanya 792.537 pemilih.

Berita Terkait: