Keren !, 100 Graffiti Writer dari 3 Provinsi Bikin Karya Bareng, Pagar Rumdin Wabup Subang jadi Sasaran

KOTASUBANG.com, Subang – Hampir seratus graffiti writer dari 3 propinsi yaitu, Jawa Barat, Banten dan DKI tumpah ruah di Subang 3-4 Agustus 2019 kemarin mengikuti acara Festival Graffiti yang digelar ke-3 kalinya di Subang.

Puluhan karya graffiti mereka buat di berbagai sudut di Lapangan Bintang. Dinding-dinding tembok yang asalnya kusam mereka sulap menjadi lebih berwarna dengan karya-karya khas seniman jalanan. Bahkan, Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi juga memberikan dukungannya kepada komunitas kreatif ini dengan mempersilahkan pagar belakang rumah dinasnya untuk juga dipenuhi dengan warna warni karya Graffiti.

 

“Dari pada tembok pagar di corat coret dengan hal-hal yang tidak baik, lebih baik di buat graffiti yang menarik. Kita beri ruang kreativitas anak-anak muda di Subang,” ujarnya, ketika melihat aktivitas para graffiti writer menggambar didinding pagar rumah dinasnya, Minggu sore (4/8/2019).

 

Wakil Bupati Subang mengaku sangat bangga dengan kreativitas anak-anak muda Subang. Dirinya mengapresiasi berbagai kegiatan kreatif yang telah digelar. Dia mengatakan nantinya para komunitas kreatif ini akan diwadahi dengan gedung Subang Creative Center.

Hal senada juga diungkapkan Kepala bidang promosi pariwisata Disparpora Subang Ina Marlina, dirinya sangat mengapresiasi kreativitas anak-anak muda Subang.

“Apalagi ini diselenggarakan secara swadaya, kami sangat mengapresiasi,” ujarnya saat mendampingi Wakil Bupati meninjau para Graffiti writter.

Kegiatan festival graffiti ini diikuti sekitar 40 komunitas graffiti dari Bandung, Bekasi, Bogor, Tangerang, Cirebon, Tasikmalaya, Garut, Karawang, Kuningan, Jakarta dan berbagai daerah lainnya.

“Ini sudah yang ke-3 kalinya kita gelar di Subang, Alhamdulillah setiap tahun jumlah pesertanya selalu bertambah,” kata Toto dari One Art Subang sebagai komunitas tuan rumah kegiatan tersebut.

Festival Graffiti tahun ini juga dimeriahkan oleh panggung Hip – Hop, Lokal Brand, Skateboard, dan Bazar Makanan bekerjasama dengan Pabrik Imaji dan Klabinaria.

Fajar, salah satu peserta Festival Graffiti dari BTF Bandung mengungkapkan dirinya bersama rekan-rekan komunitasnya memang sering kali mengikuti event seperti ini. Dengan biaya sendiri mereka berkeliling dari satu kota ke kota lainnya. Mereka biasanya saling mengundang untuk Graffiti Jamming atau menggambar Graffiti bersama-sama.

“Ini sebagai media kami berekspresi, kita membuat Graffiti mengisi sudut-sudut kota yang kusam menjadi lebih berwarna,” ujarnya.