Diduga Curangi Takaran, SPBU di Subang Disegel

KOTASUBANG.com, Subang – Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN), hari ini Kamis (20/6/2019) siang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Subang. Dalam sidak tersebut, pihak Kemendag menyegel belasan nozzle di 2 SPBU di wilayah Subang setelah dilakukan pengecekan dan diduga melakukan kecurangan.

Penyegelan dilakukan terhadap nozzle di SPBU yang berada di tol Cipali Subang dan juga SPBU nomor 34.41228 di jalur Ranggawulung. Kedua SPBU tersebut diduga melakukan kecurangan yang ditemukan saat dilakukan pengawasan menjelang hari raya.

“Berdasarkan hasil pengawasan, petugas dari Direktorat Metrologi menemukan dua SPBU yang ada di Kabupaten Subang yang diduga melakukan tindak pidana dibidang metrologi legal. Petugas datang ke SPBU tersebut langsung menyegel pompa ukur bahan bakar minyak (BBM) di SPBU yang bermasalah itu,” tegas Direktur Jenderal PKTN Veri Anggriono yang memimpin pengecekan tersebut.

Berdasarkan hasil pengawasan, lanjut Veri, telah ditemukan adanya alat tambahan pada pompa ukur BBM berupa rangkaian elektronik di salah satu SPBU di Kabupaten Subang. Setelah dilakukan pengujian, hasilnya berada di dalam batas kesalahan yang diizinkan (BKD) yaitu sekitar 0,5 persen.

Untuk SPBU yang tertangkap tangan menggunakan alat tambahan tersebut patut diduga melanggar Pasal 32 ayat (1) jo., Pasal 25 huruf b jo., dan Pasal 27 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal.

Untuk SPBU yang takaran pompa ukur BBM-nya di luar BKD sekitar 0,5 persen, masing-masing patut diduga telah melanggar Pasal 32 ayat (1) jo., Pasal 25 huruf e jo., serta Pasal 34 ayat (1), ayat (2) dan ayat (3) Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981 tentang Metrologi Legal.

Veri mengingatkan kembali kepada para pemilik SPBU untuk tidak merusak segel yang telah dibubuhkan di pompa ukur BBM.

Pengawasan metrologi legal merupakan salah satu ujung tombak dalam penegakan hukum di bidang metrologi legal. Pasal 36 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1981 mengamanatkan kepada pegawai instansi pemerintah yang ditugaskan dalam pembinaan untuk melaksanakan pengawasan dan pengamatan, serta diwajibkan menyidik tindak pidana yang ditentukan dalam Undang-Undang tersebut.

“Diperkirakan dari kecurangan yang dilakukan di SPBU Ranggawulung ini, 1 nozzle di SPBU Ranggawulung kalau dihitung mendapat keuntungan lebih dari Rp. 400.000 perhari,” ucap Veri