“Ngabela”, Disdikbud Subang Implementasikan Rebo Budaya

KOTASUBANG.com, Subang – Dalam rangka program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Subang tahun 2019, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang me-launching gerakan Subang Ngabebenah Sakola atau “Ngabela” di halaman Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang. Kamis (31/1/19). Hadir dalam kesempatan tersebut Bupati H. Ruhimat, S.Pd., M.Si dan Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi, S.Si., MM.

Program gerakan Subang Ngabebenah Sakola “Ngabela” merupakan salah satu strategi dalam mewujudkan pendidikan berbasis kebudayaan. Salah satu implementasinya adalah Rebo Budaya, yaitu penggunaan bahasa ibu dan pakaian tradisional setiap hari rabu.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang E. Kusdinar mengatakan di Subang digunakan dua bahasa ibu, yaitu bahasa Jawa yang digunakan di daerah Pantura dan bahasa Sunda yang digunakan secara mayoritas di wilayah Subang lainnya.

“Mengenai hal ini bersamaan dengan Hardiknas 2 Mei mendatang, nanti akan dibuat gebyar acaranya,” jelasnya

Selain Rebo Budaya, wujud gerakan “Ngabela” ini akan akan dilakukan melalui strategi pendidikan, pengembangan karakter siswa, peningkatan kompetensi guru melalui program pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) peningkatan sarana dan prasarana, peningkatan manajemen pendidikan,  gerakan jam wajib belajar malam hari efektif, serta gerakan literasi sekolah.

Selain itu sebagai implementasi dari undang-undang nomor 5 tahun 2017 tentang pemujuan kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menuangkan esensinya dalam pokok-pokok pikiran kebudayaan daerah dengan menetapkan strategi kebudayaan, kunjungan ke museum dan BCB sebagai sumber belajar, apresiasi kesenian untuk melatih kecerdasan emosional dan aktualisasi nilai-nilai tradisi untuk mengembangkan nilai-nilai kearifan lokal.