Sambal Papagan, Kuliner Unik dari Kampung Adat Banceuy Ini Terbuat dari Kulit Kayu !

KOTASUBANG.com, Subang – Setiap daerah seringkali memiliki kuliner khasnya yang unik. Salah satunya di kampung adat Banceuy, desa Sanca, Ciater. Di sana, pengunjung bisa menemui kuliner yang namanya sambal papagan. Uniknya, sambal ini terbuat dari kulit kayu !

Warga sekitar menyebutnya kayu Kalijaran. Kulit kayu ini diulek bersama cabe areuy, sereh, kemangi, lada, terasi, jahe, kencur, gula merah dan bawang merah. Campuran bahan baku ini membuat cita rasa sambal yang khas, menimbulkan efek hangat di perut dan memiliki manfaat bagi tubuh.

“Warga Banceuy biasanya membuat sambal papagan ketika 40 hari setelah kelahiran bayi. Bagi perempuan pasca melahirkan, sambal ini dipercaya berkhasiat untuk penguat rahim dan organ kewanitaan,” kata Odang, tokoh masyarakat Banceuy.

Sementara itu, buat kaum adam, sambal ini menurut Odang dipercaya bisa meningkatkan stamina pria.

Selain sambal papagan, warga Banceuy juga sering membuat sambal tongtolang, yaitu sambal yang terbuat dari bongkol bunga jantan (babal) yang juga memiliki banyak manfaat bagi tubuh.