3 Produk PPTTG-LIPI Subang Ini Bantu Turunkan Stunting di Indonesia

KOTASUBANG.com, Subang – Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy meninjau Pusat Pengembangan Teknologi Tepat Guna LIPI untuk melihat beberapa hasil penelitian lembaga itu guna mengatasi masalah kekerdilan di Indonesia.

“Ini (penggunaan, red.) teknologi tepat guna. Harganya cukup murah, bersaing,” kata Moeldoko di Subang, Jumat (3/8/2018).

Ia berharap, produk-produk pangan hasil penelitian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Subang, Jawa Barat tersebut, bisa membantu menurunkan jumlah penderita kekerdilan di sejumlah daerah.

Namun demikian, pihaknya mengkritisi kurangnya publikasi terhadap produk-produk LIPI tersebut.

“Mungkin karena kurang gencarnya promosi sehingga banyak orang yang tidak tahu di sini menghasilkan produk-produk yang luar biasa. (Informasinya, red.) perlu dikembangkan di medsos,” katanya.

LIPI tidak akan secara langsung menyalurkan sejumlah produk pangannya tersebut ke daerah-daerah yang warganya mengalami kekerdilan. Namun, LIPI akan bekerja sama dengan kalangan pelaku usaha menengah, kecil, dan mikro di daerah-daerah tersebut.

“Kami akan kerja sama dengan UKM. Kami latih mereka, kami berikan teknologinya. Nanti mereka yang produksi (makanan olahan, red.),” kata Kepala PPTTG LIPI Pramono Nugroho.

Produk pangan tersebut diharapkan dapat membantu upaya menurunkan angka penderita kekerdilan di Indonesia.

“Pencegahan ‘stunting’ (kekerdilan, red.) menjadi salah satu komitmen kami. Kami harap berbagai produk kami mampu membantu menangani ‘stunting’ di Indonesia,” kata dia.

Dalam peninjauan tersebut, Moeldoko dan rombongan melihat proses produksi empat produk olahan berbahan baku lokal, yakni Banana Bar, Banana Flake, mi jagung, dan jus mix Aloevera. Selain itu rombongan juga mengunjungi proyek percontohan produksi roti, buah dan sayur, serta mi jagung.

Saat ini, pemerintah sedang fokus menangani 100 kabupaten dan 1.000 desa di Indonesia yang banyak memiliki jumlah penderita kekerdilan. (Antara)

Artikel Terkait:

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here