Manusia 45 SM di Subang Hidup di Era Kaisar Pertama Romawi

KOTASUBANG.com, Subang – Kerangka manusia yang diduga berasal dari tahun 45 sebelum Masehi (SM) ditemukan di situs Subang Larang di Desa Nanggerang, Kecamatan Binong, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Jika perhitungan itu benar, masa hidup manusia di Subang itu paralel dengan masa hidup Augustus Caesar di Romawi. (baca juga : Wow!, Artefak Prasejarah Ini Ditemukan pada Ekskavasi Situs Subang Larang  )

Ketua Tim Ekskavasi Situs Subang Larang Lutfi Yondri menyebutkan di samping kerangka manusia tersebut juga ditemukan senjata logam hingga manik-manik. Apakah ini bukti ada kerajaan di Jawa Barat pada 45 SM?

“Oh belum ada kerajaan sama sekali (saat itu). Kita kan baru kenal kerajaan sejak Hindu-Buddha masuk, (Kerajaan) Tarumanegara, sekitar abad ke-5 (Masehi),” ujar Lutfi, Senin (23/4/2018).

Awal mula era kerajaan di Nusantara dan terdapat bukti tulisan terjadi pada abad ke-5. Sebelum itu, masyarakat di Nusantara masih berada di era prasejarah.

Adapun senjata yang ditemukan dekat kerangka manusia di Subang Larang itu berupa kapak logam, pisau, hingga batu asahan. Manik-manik yang ada di sekitar kerangka pun terbuat dari kaca hingga logam mulia.

“Itu masih era prasejarah, lebih tepat saya katakan itu prasejarah, belum ada tulisan sama sekali,” kata Lutfi.

Kerangka manusia di Subang itu memiliki tinggi 150 cm. Lutfi menyebut manusia itu termasuk Homo sapiens atau manusia modern. (baca juga: Mencengangkan, Ini Temuan Balai Arkeologi di Situs Subang Larang )

“Seharusnya kita bisa dapat penanggalan lebih tua kalau berhasil meneliti manusia Subang Larang ini, kita mau kembangkan penelitian lagi,” tutur Lutfi.

Sementara itu, di belahan bumi lain, pada era 45 SM juga ada peradaban bangsa Romawi. Julius Caesar tercatat dibunuh pada 44 SM. Dia memiliki anak angkat yang diberi nama Gaius Julius Caesar Augustus atau Augustus Caesar. (baca juga:  Subang Bisa Jadi Pusat Penelitian Penyebaran Rumpun Austronesia di Indonesia)

Augustus Caesar kemudian menjadi kaisar pertama Romawi pada tahun 27 SM. Dia lalu berjuluk Kaisar Oktavianus dan meninggal pada tahun 14 Masehi. (Detikcom)

Berita Terkait: