Plt Bupati Subang Terpesona Desa Wisata Cibeusi, Ciater

Plt Bupati Subang Ating Rusnatim bersama Kadisparpora Ahmad Sobari memainkan Goong Renteng

KOTASUBANG.com, Subang –  Plt Bupati Subang, H. Ating Rusnatim, mengaku terpesona melihat potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Subang. Hal itu diungkapkannya ketika mengunjungi curug Ciangin, desa wisata Cibeusi, Rabu (18/4/2018).

“Saya sangat bersyukur dan terharu karena Subang kalau diekspolre lagi ternyata memiliki banyak potensi wisata alam yang luar biasa. Karenanya masyarakat kabupaten Subang jangan jauh-jauh mencari tempat wisata, di Subang banyak, yang saya kunjungi ini juga tidak kalah menarik” ungkapnya.

Curug Nangka Bongkok
Curug Ciangin

Selain mengunjungi curug Ciangin, Plt Bupati Ating juga menyaksikan kesenian khas dari desa wisata Cibeusi, yaitu Goong Renteng. Dirinya bahkan turut mencoba menabuh alat musik tradisional tersebut didampingi Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Subang, Ahmad Sobari.

“Warga Cibeusi harus bangga, memiliki kesenian goong renteng yang mungkin satu-satunya di Subang dan Jawa Barat. Semoga seni goong renteng bisa diwariskan kepada generasi penerus kita dan bisa jadi kebanggaan kabupaten Subang,” ungkapnya.

Upacara adat mitembeyan sebelum menanam padi di desa Cibeusi
Plt Bupati Subang Ating Rusnatim bersama Kadisparpora Ahmad Sobari menunjukkan salah satu produk desa wisata Cibeusi yaitu beras hitam
Plt Bupati Subang Ating Rusnatim bersama Kadisparpora Ahmad Sobari memainkan Goong Renteng

Tak lupa, Ating juga mencicipi makanan tradisional setempat yaitu nasi hitam yang merupakan salah satu hasil produk pertanian khas daerah tersebut. Padi hitam sudah ditanam di daerah Cibeusi secara turun temurun. Konon, varietas padi ini hanya tumbuh baik jika ditanam di daerah tersebut.

Kadisparpora Kabupaten Subang, Ahmad Sobari mengungkapkan selain curug Ciangin dan goong renteng, desa wisata Cibeusi juga memiliki potensi wisata lainnya, seperti wisata ziarah ke makam leluhur desa setempat dan wisata budaya dan edukasi.

“Di sini pengunjung juga bisa belajar budaya petani setempat sekaligus mencoba menanam padi bersama petani “ ungkapnya.

Selain itu di desa wisata Cibeusi juga terdapat beberapa curug atau air terjun lainnya, seperti curug Cibareubeuy dan curug Pandawa.

Kolam renang alami di desa wisata Cibeusi
Taman Bacaan Masyarakat desa wisata Cibeusi

Penggerak sekaligus pengelola desa wisata setempat, Karya, mengungkapkan potensi lainnya yang dimiliki desa wisata Cibeusi diantaranya permainan air yaitu tubing menyusuri sungai dan terowongan peninggalan Belanda.

“Untuk wisata ini masih dalam proses penataan akses jalannya,” ujarnya.

Selain itu, untuk wisata edukasi di desa wisata Cibeusi terdapat Taman Bacaan Warga dan kebun tanaman langka yang dikelola Madrasah Aliyah Ciater (Master). Pada waktu tertentu pengunjung juga bisa mencoba kaulinan barudak (permainan anak) bersama siswa SD setempat.

Saat ini pengelola desa wisata Cibeusi memiliki beberapa paket wisata yang dapat dipilih. Jika ingin menikmati semua potensi wisata yang ada di desa wisata Cibeusi tersebut, maka pengunjung harus tinggal minimal selama 2 hari di sana.

Berita Terkait: