Ekskavasi Situs Subang Larang Dilanjutkan, Arkeolog Temukan Benda Ini

KOTASUBANG.com, Subang – Ekskavasi arkeologi di situs Subang Larang yang terletak di RT 11 RW 02 Desa Nanggerang, Kecamatan Binong, Kabupaten Subang kembali di lanjutkan. Arkeolog Dr Lutfi Yondri, M.Hum bersama timnya, mulai membuka kotak ekskavasi ke-6 di situs tersebut dari 3 kali ekskavasi yang telah dilakukan. Ekskavasi terakhir dilakukan tahun 2016 lalu. (baca juga: Mencengangkan, Ini Temuan Balai Arkeologi di Situs Subang Larang )

“Kita membuka kotak ekskavasi baru untuk mencari dan mengumpulkan data-data yang terdeposisi di bawah permukaan situs Subang Larang yang terkait dengan kehidupan pra sejarah dan telah kita temukan sebelumnya, ”kata Lutfi Yodri kepada KOTASUBANG.com, Kamis (12/4/2018) di Situs Subang Larang.

Hingga saat ini kata Lutfi, di lokasi tersebut telah ditemukan 1.600-an butir manik-manik dari berbagai bentuk, bahan dan masa. Sementara itu pada tahun 2016 ditemukan kerangka manusia prasejarah beserta bekal kubur, termasuk senjata berbahan logam dan tembikar. Temuan-temuan ini menunjukkan fakta-fakta masa prasejarah di lokasi tersebut.

Manik-manik berbahan logam mulia ditemukan pada ekskavasi situs Subang Larang (13/4/2018)

“Untuk hasil penemuan tahun 2016 lalu berupa rangka manusia sudah kami analisis umurnya, sementara angka yang didapat 45 tahun SM. Semoga ditemukan lagi benda-benda yang berasal dari masa yang lebih jauh lagi” ungkapnya.

Dengan ditemukannya berbagai penemuan di lokasi ini, diharapkan akan menguak sejarah migrasi bangsa Austronesia ke pulau Jawa sekitar 500 tahun sebelum masehi. Menurutnya dengan penemuan benda-benda masa pra sejarah 500 SM, ke depan Subang bisa saja menjadi pusat penelitian internasional penyebaran rumpun Austronesia. (baca juga:  Subang Bisa Jadi Pusat Penelitian Penyebaran Rumpun Austronesia di Indonesia)

Dalam ekskavasi hari pertama yang berlangsung kemarin (12/4/2018) sudah mulai membuahkan hasil. Dengan ditemukannya beberapa temuan awal berupa manik-manik berbahan logam mulia, benda berbentuk logam dan benda yang menyerupai kepala gerabah. Proses penggalian akan dilakukan selama beberapa hari ke depan dengan membuka beberapa kotak ekskavasi baru. (baca juga: Menguak Jejak Budaya Bunian di Situs Subang Larang )

Kadisdikbud Subang secara simbolis memulai proses ekskavasi di situs Subang Larang (12/4/2018)

Program ekskavasi yang tengah dilakukan tersebut merupakan program dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Subang, yang dilakukan oleh seksi Cagar Budaya dan Kepurbakalaan bidang Kebudayaan.

“Ekskavasi ini menindaklanjuti dari kegiatan yang telah dilakukan oleh provinsi saat itu, di mana ditemukan fosil manusia purba. Ini merupakan bentuk kepedulian dari Pemkab Subang untuk menindaklanjuti kegiatan sebelumnya untuk mengembangkan temuan yang sudah ada, ”kata Kepala Disdikbud Subang, Drs Suwarna Murdias MMPd melalui Kasi Cagar Budaya dan Kepurbakalaan, Rudi Nasyaruddin Taufiq. (baca juga: Jalan Panjang Perda Batik Bejana Purba ).

Berita Terkait: