Sanggar Seni Ringkang Nonoman, Subang Turut Sosialisasikan Pilkada 2018

KOTASUBANG.com, Subang  – Ada yang berbeda dengan kegiatan Sanggar Seni Ringkang Nonoman, Kartadara, hari ini, Minggu (8/4/2018). Tak semata diisi dengan kegiatan seni, hari ini di Sanggar Ringkang Nonoman diselenggarakan kegiatan Sosialiasi Tahun 2018. Kegiatan yang diselenggarakan berkat kerjasama antara KPUD Kabupaten Subang dengan Sanggar Seni Ringkang Nonoman ini diisi dengan dialog interaktif ala seniman dengan tema “Peran Seniman dalam Turut Serta Mensukseskan Pilkada Serentak Tahun 2018”.

Hadir dalam kesempatan tersebut para seniman dan puluhan masyarakat kota dan sekitarnya. Acara juga dimeriahkan dengan penampilan pantun buhun dari seniman Subang, Mang Ayi. Jalannya dialog berlangsung interaktif dipandu oleh penyiar radio DSS FM, Reza dan diselingi penampilan pantun.

Seniman pantun, Mang Ayi menyambut baik digelarnya acara ini. Dirinya berharap suksesnya Pilkada akan melahirkan pemimpin Subang yang lebih baik.

“Mudah-mudahan ini sukses melahirkan pemimpin yang memperhatikan seniman, petani, buruh dan seluruh masyarakat Subang, yang tidak lupa pada janji-janjinya. Semoga juga birokrasi di semakin baik,” ungkapnya.

Hal senada juga diungkapkan Aji, personel Band Brother Rasta, dia mengatakan bahwa dirinya tak akan melewatkan momen ini untuk memilih pemimpin dan Jawa Barat.

“Semoga pemimpin baru nanti juga bisa memperhatikan para seniman band seperti kami,” ujar Aji.

Sementara itu Pembina Sanggar Ringkang Nonoman, Nandang Kusnandar mengungkapkan seniman merupakan profesi yang notabene berkaitan dengan filosofi penyampaian pesan melalui ekspresi estetisnya. Seperti halnya pantun buhun yang ditampilkan saat ini memang kerap dijadikan media sosialisasi untuk menyampaikan pesan-pesan kepada masyarakat. Selanjutnya menurut Nandang, peran serta seniman dibagi menjadi dua hal yaitu peran internal dan eksternal.

“Peran seniman dalam konteks penyelenggaran serentak tahun 2018 ini, secara internal memberikan kontribusi profesionalisme kompetensinya, melalui karya yg signifikan diungkapkan berbasis perspektif masing-masing latar belakang unsur seni yg ditekuninya.Hal tersebut akan membantu memberikan gambaran situasi dan kondisi fenomena yang sedang terjadi kepada masyarakat,” jelasnya.

Sementara pada sisi peran eksternal kata Nandang, peran serta seniman dalan turut serta mensukseskan pilkada serentak ini adalah menempatkannya sebagai saluran atau mediator pesan pihak pemangku kebijakan akan informasi strategis, melalui pendekatan kekuatan potensi-potensi kearifan lokal yang dimilikinya.

“Apabila hal tersebut di atas dikelola secara sinergis dan harmonis, maka akan terjadi perwujudan kegiatan politik yang dihiasi dan dipenuhi ragam warna karya estetis,” pungkasnya.