Curug Wangun, Satu Lagi Wisata Alam Tanjungsiang yang Baru Diresmikan

KOTASUBANG.com, Subang – Tanjungsiang dan sekitarnya tampaknya akan menjadi kawasan wisata baru di Kabupaten Subang, setelah desa wisata Cibuluh, bukit Pamoyanan, bukit Pasir Jaka, curug Ciung Wanara dan beberapa destinasi lainnya, kini ada destinasi wisata lagi yang baru saja diresmikan, yaitu curug Wangun.

Curug wangun yang terletak desa Buniara, kecamatan Tanjungsiang ini baru saja diresmikan Minggu (1/5/2018) ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh administratur KPH Bandung Utara, Komaruddin.

Saat ini di lokasi wisata tersebut masih akan dilakukan penataan secara bertahap.

“Kami masih akan lakukan penataan bertahap, Perhutani memiliki sistem pengelolaan wisata alam yang di sebut brand Canopy, yang menjadi standar pengelolaan wisata alam di lingkungan Perhutani termasuk di curug Wangun ini,” kata Komaruddin.

Komaruddin berharap nantinya warga desa Buniara bisa mengembangkan wisata ini menjadi wisata ekoedu. Dimana pengunjung juga diajak untuk mengeksplor kearifan lokal maupun budaya daerah setempat, seperti diajak melihat pembuatan gula aren.

Curug ini sebenarnya sudah pernah dibuka tahun 2005 lalu, namun kemudian tak terurus. Baru kemudian Oktober 2017 lalu, warga masyarakat bersama Kompepar berinisiatif membuka kembali lokasi wisata tersebut.

Curug ini menjadi salah satu destinasi wisata yang dikelola oleh Perhutani KPH Bandung Utara di Kapupaten Subang sebelumnya Perhutani juga telah membuka curug Cijalu, Cileat, Cibareubeuy dan bukit Palasari.

Aksesibilitas

Untuk menuju curug Wangun dari kota Subang arahkan kendaraan menuju pasar Tanjungsiang. Kemudian dari pasar Tanjungsiang arahkan menuju desa Buniara. Setelah berkendara sekitar 3 km pengujung akan tiba di kampung Citombe, Desa Buniara. Kemudian perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 30 menit dengan kontur menanjak.

Kondisi jalan desa menuju lokasi rusak pada beberapa titik dengan kontur menanjak tajam pada beberapa bagian. Hati-hati ketika melewati tanjakan/turunan tajam terebut pada musim hujan, karena jalan menjadi licin. Demikian pula ketika melewati jalan setapak menuju curug. Ada beberapa bagian jalan yang sudah ditembok namun ditumbuhi lumut sehingga menjadi licin jika hujan.

Untuk memasuki lokasi wisata curug Wangun, pengunjung hanya dipungut tiket masuk sebesar Rp. 6000,- sudah termasuk asuransi kecelakaan. (baca juga : [FOTO] Begini Penampakan Curug Wangun, Pesona Alam Tanjungsiang)

 

Berita Terkait: