Serunya Main Papancakan di Kampung Bolang, Desa Wisata Cibuluh, Tanjungsiang

KOTASUBANG.com, Subang – Tahu permainan papancakan? permainan menumpuk batu di sungai. Beberapa waktu lalu di daerah Sukabumi sempat heboh dengan ditemukannya ratusan tumpukan batu di Sungai Cibojong, Cidahu, Sukabumi. Ada yang mengaitkan kejadian ini dengan hal gaib, padahal ini hanyalah permainan anak-anak desa saja.

Beberapa waktu lalu, di kampung Bolang, desa Wisata Cibuluh, Tanjungsiang sekitar seratusan guru TK dari Bandung bersama waraga dan komunitas Hong Bolang memainkan kembali papancakan. Permainan ini memang kadang dimainkan oleh anak-anak di desa Cibuluh, yang dilalui 7 aliran sungai besar.

”Ini bentuk sosialisasi permainan tra­disional papacakan, menumpuk dan me­nyusun batu hingga setinggi mung­kin, tempatnya di sungai,” ujar Zaini Alif, doktor permainan tradisional lulusan ITB asal kampung Bolang, belum lama ini.

“Permainan papancakan atau menumpuk batu ini banyak manfaat bagi anak, di antaranya melatih kesabaran, kreativitas, keseimbangan, hingga konsentrasi. Lebih penting lagi anak-anak diajak mengenal dan mera­sakan alam, khususnya unsur bebatuan dan air,” jelasnya.

Sebanyak 300an tumpukan batu dibuat hanya sekitar 30 menit oleh TK dari Bandung bersama waraga dan komunitas Hong Bolang. Mereka terlihat menikmati permainan tersebut. Menumpuk batu sambil bercanda tawa. Setelah batu tersusun me­numpuk, mereka kemudian ramai-ramai melemparnya dari kejauhan.

“Saat melempar ini melatih fokus dan konsentrasi,” kata Zaini.

Papancakan di luar negeri kenal dengan nama  rock balancing. Bedanya, untuk papancakan tumpukannya lebih sederhana sedangkan rock balan­cing lebih rumit, tingkat kesulitannya tinggi, serta kaya sentuhan seni.

 

Berita Terkait: