Dituduh Terima Aliran Dana dari Imas, Ini Kata KPU dan Panwaslu Subang

KOTASUBANG.com, Subang – KPU Kabupaten Subang hari ini, Rabu (21/2/2018) menggelar konferensi pers untuk mengklarifikasi adanya pemberitaan salah satu media yang memberitakan adanya aliran dana ke KPU dari salah satu paslon peserta Pilkada yang juga petahana Imas Aryumningsih.

“Kami merasa keberatan atas pemberitaan media KBE yang berjudul “Imas Ngoceh di KPK: Ada Aliran Duit ke Panwaslu dan KPUD” yang terbit pada 20 Februari 2018,” kata Ketua KPU Subang Maman Suparman pada konferensi pers di aula KPU Subang.

“Kami memandang berita tersebut tendensius dan berbau fitnah sehingga mencemarkan nama baik KPU. Karenanya, pertama kami akan melayangkan surat pernyataan keberatan kepada media bersangkutan dan meminta klarifikasi. Lalu kalau tidak ada tanggapan kita laporkan ke dewan pers dan pihak kepolisian, ” katanya.

Menurut Maman akibat pemberitaan tersebut, nama baik KPU menjadi tercemar. Ini dikhawatirkan kepercayaan masyarakat ke KPU bisa berkurang, demikian juga tingkat  partisipasi masyarakat dalam pilkada serentak 2018 bisa menurun.

“Kami sangat menjaga marwah KPU. KPU Subang menjunjung tinggi visi dan misi KPU RI untuk memilki kredibilitas tinggi sebagai lembaga yang melakukan kegiatan program Pilkada,” lanjutnya.

Adapun anggaran yang diterima oleh KPU saat ini salah satu sumbernya berasal dari dana APBD sebesar Rp. 35 Miliar yang diterima menjadi tiga tahap pencairan dengan peruntukan penyelenggaran selama pilkada serentak 2018 mendatang.

Pada hari yang sama Panwaslu Kabupaten Subang melakukan hal serupa. Dalam konferensi pers yang digelar di kantor Panwaslu Subang Ketua Panwaslu Raskim menyatakan keberatan atas pemberitaan di media tersebut.

“Saya atas nama pribadi dan lembaga menolak dan merasa keberatan karena itu tidak benar,” kata Raskim dalam konferensi persnya di kantor Panwaslu Subang, Rabu (21/2/2018).

Raskim menegaskan, Panwaslu Kabupaten Subang dan semua jajaran sampai tingkat pengawas TPS nanti, siap bekerja secara profesional sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Saya pastikan bahwa kami apabila ada paslon, tim kampanye atau siapapun yang berupaya memberi sesuatu yang bertujuan untuk apapun terkait dengan Pilkada 2018 kami tolak,” tegasnya.

Panwaslu Subang menegaskan siap menolak dan melawan politik uang dalam rangka terciptanya Pilkada serangan 2018 berintegritas. “Kita siap bekerja secara profesional. Dan untuk pemberitaan yang dimuat di media itu kita tegaskan tidak benar,” katanya.

 

Berita Terkait: