KPU Subang Akan Gelar Debat Cabup/Cawabup Subang

ribuan orang menhadiri acara pengundian nomor urut calon bupati SubangKomisi Pemilihan Umum Daerah Subang Jawa Barat, memastikan pelaksanaan debat kandidat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Subang periode 2013-2018, digelar Rabu, 4 September 2013.

“Waktunya sore pukul 15.30 hingga 17.30,” kata Komisioner KPUD Subang, Maman Suherman, kepada Tempo, Senin, 2 September 2013. Debat kandidat itu akan dihadiri oleh tim sukses, tokoh masyarakat, perguruan tinggi, mahasiswa, dan LSM.

Debat kandidat dengan durasi dua jam tersebut akan menghadirkan dua panelis, yakni Asep Warlan dan Udin Saefudin, guru besar Universitas Pendidikan dan Universitas Pasundan Bandung.

Panelis akan menyampaikan pertanyaan-pertanyaan seputar persoalan yang kini membelit Subang, di antaranya menyangkut iklim investasi, pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan reformasi birokrasi. “Tapi, sifatnya bukan saling mendebat, tetapi, lebih kepada pencarian solusi untuk mengatasi persoalan-persoalan tadi,” kata Maman.

Debat kandidat akan disiarkan sebuah televisi swasta yang beroperasi di Bandung dan enam stasiun radio swasta yang berada di Kabupaten Subang.

Kardilan, seorang tokoh warga kota Subang, berharap debat kandidat tidak berlangsung membosankan apalagi tak memberikan solusi apa-apa terhadap persoalan yang mengemuka di Subang, terutama terkait buruknya infrastruktur jalan kabupaten.

“Sebab, debat kandidat yang digelar KPUD itu menghabiskan duit puluhan juta rupiah yang bersumber dari APBD,” ujar Kardilan.

Debat kandidat pasangan calon bupati dan wakil bupati tersebut merupakan penutup dari rangkaian terakhir kampanye dari enam pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan berlangsung 8 September 2013.

Keenam pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Subang tersebut yakni, nomor urut 1, Agus Masykur-Asep Rohman Dimyati (kolasi PKS dan PAN), nomor urut 2, pasangan Mamur Sutisna-Asep Muslihat (kolaisi Partai Hanura dan 14 partai nonparlemen), pasangan nomor urut 3, Ahmad Juanda-Ade Sehaya (Partai Demokrat), pasangan nomor urut 4, patahan Ojang Sohandi-Imas Aryumningsih (koalisi PDIP dan Golkar), nomor urut 5, pasangan Riza Hanafi-Ade Kosasih (jalur perseorangan) dan pasangan nomor urut 6, Atin Supriyatin-Nina Nurhayati (jalur independen). (Tempo)