Mahasiswa IPB Tanam 1000 Mangrove di Pesisir Mayangan, Subang Jawa Barat

mangroveBanjir rob semakin sering terjadi di pesisir pantai utara Subang beberapa tahun belakangan ini. Di beberapa desa seperti di Mayangan Kecamatan Legon Kulon, banjir rob telah menyebabkan kerusakan yang sangat parah. Selain banjir rob, di daerah ini abrasi juga terus menggerus pesisir pantai, sehingga apabila tidak segera ditangani secara intensif seluruh wilayah desa tersebut terancam akan lenyap.

Salah satu penyebab terus terjadinya abrasi di desa Mayangan adalah rusaknya ekosistem mangrove yang berperan sebagai penahan arus ombak. Rusaknya ekosistem mangrove ini juga menyebabkan banjir rob langsung menerjang ke pemukiman penduduk saat air pasang, sehingga menimbulkan bencana lebih parah.

Di sekitar Mayangan terdapat 500 hektar hutan mangrove, namun sekitar 70 % diantaranya dalam kondisi rusak. Deforestasi hutan mangrove di wilayah tersebut selain karena alih fungsi lahan menjadi tambak, juga dilaporkan adanya pencurian kayu mangrove oleh pihak yang tak bertanggung jawab.

Untuk itu para pegiat lingkungan dari Institut Pertanian Bogor melalui gerakan Green Belt Conservation (GBC) berinisiatif untuk melakukan rehabilitasi hutan mangrove di Mayangan. Bersama dengan siswa sekolah, masyarakat sekitar dan pihak Pertamina EP Subang selaku sponsor, GBC melakukan gerakan penanaman 1000 pohon mangrove di pesisir Mayangan (31/8/2013).

Rehabilitasi hutan mangrove di Desa Mayangan ini akan dilakukan secara berkelanjutan. Setelah ditanam, akan terus dilakukan monitoring terhadap kelangsungan hidup bibit mangrove tersebut. Monitoring mangrove tersebut akan melibatkan Siswa SMKN 1 Legon Kulon.

Sehari sebelumnya, tim dari GBC telah melakukan sosialisasi dan pembekalan mengenai rehabilitasi ekosistem mangrove kepada para siswa SMKN 1 Legon Kulon dan memilih sebanyak 20 siswa sebagai duta lingkungan yang diberi tanggung jawab untuk memonitor pertumbuhan mangrove yang telah ditanam.

Green Belt Conservation merupakan program kerja Himpunan Mahasiswa Manajemen Sumberdaya Perairan (HIMASPER) Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor. Kegiatan GBC difokuskan pada konservasi mangrove di daerah pesisir Indonesia.

Acara penanaman mangrove di Subang merupakan kegiatan perdana GBC. Pantai Mayangan dipilih menjadi lokasi perdana kegiatan GBC, karena berdasarkan survey yang telah dilakukan, kondisi hutan mangrove disana dalam kondisi kritis dan perlu segera direhabilitasi.