Duh… Ternyata Berkas Pendaftaran Bapaslon Bupati Belum Lengkap, Ini yang Harus Dipenuhi

KOTASUBANG.com, Subang – Hari ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Subang menggelar Rapat Pleno Terbuka Penyerahan Hasil Penelitian Berkas Persyaratan Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Subang Tahun 2018 di Ruang PPID KPU Subang, Rabu (17/1). Dalam kesempatan tersebut, KPU menyerahkan hasil penelitian berkas Bakal Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Subang.

Dalam laporan yang dibacakan oleh Ketua KPU Kab Subang, Maman Suparman dari masing-masing bakal calon ternyata belum lengkap.

Hasil penelitian berkas dibacakan tiap bakal calon berdasarkan urutan kedatangan waktu pendaftaran. Pembacaan dilakukan oleh Ketua KPU Kab Subang, Maman Suparman semua berkas pasangan masih memiliki kekurangan yang beraneka ragam.

Bakal Calon Bupati Dedi Junaedi masih ada kekurangan yaitu: Ijazah S1 belum dilegalisir, daftar tim kampanye belum ada.

Kekurangan berkas Bakal Calon Wakil Bupati Budi Setiadi ialah Laporan harta Kekayaan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Surat Keterangan tidak pailit masih dalam pengurusan. SPPT belumada untuk tahun 2017, Surat Bebas tunggakan pajak belum ada, Ijazah S2 belum dilegalisir, legalisir ijazah S1 belum ada tanggalnya. Belum neyerahkan daftar tim kampanye.

Imas Aryumningsih berkas BB1 ada tetapi terdapat kesalahan alamat, berkas BB2 terdapat kesalahan nama kecamatan dan fotocopy STTB belum ada tanggal legalisir.

Kekurangan bakal calon Wakil Bupati, Kolonel Sutarno ialah SKCK belum selesai karena berhubungan dengan status pekerjaan, Surat Keterangan bebas tunggakan pajak belum ada, Ijazah SMA belum ada register.

Kekurangan bakal calon Bupati H. Ruhimat Berkas BB1 masih harus ada perbaikan, Daftar Riwayat Hidup belum ada tanggal dan Surat Bebas Pailit belum ada masih dalam pengurusan.

Kekurangan berkas bakal calon Wakil Bupati, Agus Masykur ialah Berkas BB3 belum ada, SPPT belum ada yang tahun 2013 dan tahun 2014, legalisir STTB SMA belum ada tanggal dan belum menyerahkan surat pengunduran diri.

Sedangkan hasil pemeriksaan kesehatan semua bakal calon dinyatakan sehat. Daftar perbaikan kemudian diserahkan kepada tim Liaison Officer (LO) masing-masing Bapaslon untuk dipenuhi pada masa perbaikan dari tanggal 18 sampai 20 Januari 2018.

Penyerahan turut dihadiri komisioner Divisi Data, Suryaman dan Divisi Teknis, SDM dan Parmas, Ahmad Koncara.

Pada kesempatan tersebut Suryaman menyampaikan supaya masing-masing calon untuk tetap berada di kediamannya pada 20 Januari karena akan dilaksanakan pencocokan dan penelitian (coklit) serentak di seluruh Indonesia oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP). Kata dia coklit serentak akan menyasar para para tokoh masyarakat. Diantaranya tokoh nasional yang teridentifikasi menjadi pemilih di Subang dan para bakal calon. “Oleh karena itu kami meminta para bakal calon untuk tetap tinggal untuk dikunjungi oleh petugas,” katanya.

Coklit akan mendata pemilih apabila ada yang perlu diperbaiki. Misalnya ada yang sudah meninggal tetapi tetapi masih terdata akan dicoret. Atau ada yang terdata ternyata menjadi anggota TNI atau Polri makan akan dicoret.

Berita Terkait: