Pasangan No Urut 4 Dilaporkan Ke Panwaslu

pengundian nomor urut pilkada suabng 2013Memasuki hari ketiga kampanye , Panwaslu Subang menerima dua laporan pelanggaran dalam masa kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Subang. Sejumlah pelanggaran itu yakni penggunaan mobil dinas dan dukungan kepala desa saat pelaksanaan kampanye.

Anggota Panwaslu, Divisi Pengawasan, Agus Muslim mengungkapkan jika kedua laporan pelanggaran itu mengarah kepada pasangan calon (paslon) no 4, Ojang Sohandi- Imas Aryumningsih (OI). Pihaknya menambahkan jika laporan pelanggaran itu dilakukan pada hari pertama kampanye, Jumat (23/8) lalu.

“Sampai saat ini, Panwaslu baru menerima dua laporan dalam masa kampanye, keduanya mengacu kepada paslon no 4. Satu laporan sudah kami verifikasi, dan saat ini masih terus kami tindaklanjuti,”kata Agus, saat dihubungi, kemarin.

Agus mengatakan, untuk laporan pelanggaran pertama tersebut yakni temuan pelaksanaan kampanyen dengan menggunakan mobdin salah seorang anggota DPRD Subang dari PKPB, Suwara. di Kecamatan Sukasari, Kabupaten Subang. Dirinya mengatakan jika saat itu yang bersangkutan sempat juga naik ke atas panggung penyelenggaraan kampanye.

Seperti dalam pembagian zona kampanye, di hari pertama paslon no 4 mendapatkan jatah kampanye di wilayah Subang 4 yang meliputi Kecamatan Patokbeusi, Ciasem, Blanakan, Sukasari, dan Legonkulon

“Kami sudah melakukan klarifikasi. Dari hasi klarifikasi, yang bersangkutan mengaku jika dirinya hanya mengantarkan istrinya. Namun sampai saat ini kami akan terus menindaklanjuti laporan itu, bila memang benar terbukti, tentu akan kami tindak,” jelas Agus.

Terkait laporan penggunaan mobdin itu, pihaknya menyatakan jika barang bukti dalam laporan itu sudah diperiksa anggota Panwas. Barang bukti itu, jelasnya, berupa foto terkait pelanggaran tersebut.

“Laporan pelanggaran yang kami terima tentunya disertai bukti berupa foto,” kata Agus.

Selanjutnya, untuk laporan pelanggaran kedua yakni berupa laporan keterlibatan kepala Desa Rancamulya, Kecamatan Patokbeusi dengan tindakan pengkondisian jemaah pengajian di lokasi kampanye.

“Berdasarkan laporan, dia hadir masuk ke lapangan, membawa jemaah pengajian. Kedua laporan itu kami terima pada waktu sore hari, di hari pertama kampanye paslon no 4,” ucapnya. (TV Berita)