Ketua Relawan Motekar Kecewa Atas Ungkapan Ketua Bawaslu Jabar

KOTASUBANG.com, Subang -Ketua Relawan Motekar, Dindin Lazuardin menyatakan kekecewaaan dan keprihatinannya terhadap Ketua Badan Pengawas Pemilu Propinsi Jawa Barat, Haminus Kotjo, atas pernyataannya di media massa tentang rotasi jabatan yang dilakukan oleh Bupati Subang Hj. Imas Aryumningsih.

“Rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan Pemkab Subang sesuai dengan aturan dan peraturan yang berlaku. Saya prihatin Ketua Bawaslu tidak memiliki kapasitas yang cukup untuk menciptakan suasana kondusif di Kabupaten Subang. Pernyataannya di media perihal rotasi dan mutasi jabatan di lingkungan Pemkab Subang mengindikasi netralitasnya membingungkan,” kata Dindin Lazuardin hari ini.

Menurut Dindin Lazuardin, mekanisme rotasi dan mutasi yang dilakukan di Kabupaten Subang sudah mendapat persetujuan dari Kemendagri RI. Hal tersebut juga sudah dikonfirmasi Dindin Lazuardin ke kantor Kemendagri di Jakarta.

“Saya ingin kita sama-sama memberikan literasi positif kepada masyarakat sehubungan dengan pelaksanaan Pilkada di Subang. Rotasi dan mutasi itu sepengetahuan saya sudah mendapatkan izin dari Kemendagri. Jadi tidak ada yang aneh,” tandas Dindin.

Ditambahkannya, mereka akan membuka komunikasi dengan Ketua Bawaslu Jawa Barat untuk meminta klarifikasi atas pernyataannya di media massa belum lama ini. Klarifikasi tersebut dimaksudkan untuk menjaga netralitas Bawaslu Jabar sebagai pengawas pilkada di Kabupaten Subang.

“Minggu depan kami juga akan meminta waktu untuk audiensi dengan Bawaslu Pusat di Jakarta. Kami ingin pilkada di Subang dapat berjalan dengan baik, dan masing-masing pihak dapat menjaga netralitasnya dengan baik. Jangan masyarakat dibikin bingung,” kata Dindin.

Pada kesempatan yang sama, Dindin Lazuardin juga meminta para pihak yang menerima mandat menyelenggarakan pilkada di Kabupten Subang, dapat lebih menahan diri dari godaan untuk berkomentar melebihi batas wewenangnya. Menurut Dindin, pilkada Subang menjadi tanggung jawab semua pihak. Siapa pun pemenangnya nanti, kata Dindin, masyarakat Subang yang pertama-tama mendapatkan manfaatnya dari pesta demokrasi ini.

“Kami memastikan akan menghindari praktik-praktir kotor dalam pilkada ini. Maka kami juga meminta asas fairness dari semua pihak. Kami menolak pilkada Subang dimanfaatkan untuk tujuan-tujuan lain yang akan merugikan masyarakat Subang di kemudian hari. Kami sungguh-sungguh meminta kepada para pihak yang menerima mandat menyelenggarakan pilkada di Subang benar-benar menjadi netralitasnya,” kata  Dindin Lazuardin.

Relawan Motekar adalah himpunan masyarakat Kabupaten Subang yang dibentuk secara sukarela untuk mengawal pemenangan pasangan calon Hj. Imas Aryumningsih dan Kolonel Sutarno.

 

(Foto header : Ketua Relawan Motekar, Dindin Lazuardin)

Berita Terkait: