Menari dalam Alunan Gembyung Pada Hajat Mulud Kampung Adat Banceuy

KOTASUBANG.com, Subang – Musik gembyung terdengar mengalun di area keramat makom Aki Leutik, Kampung adat Banceuy, Desa Sanca, Kecamatan Ciater, Subang  pekan lalu (18/12/2017). Beberapa tetua kampung terlihat hanyut dalam tarian diiringi musik melankolis gembyung yang mengundang suasana magis. Hal ini merupakan salah satu rangkaian dalam ritual hajat Mulud situs Aki Leutik yang digelar masyarakat kampung adat Banceuy.

Ini merupakan tradisi tahunan, yang biasanya digelar setiap akhir bulan Maulud (Rabiul Awal) di situs Aki Leutik.

“Aki Leutik merupakan salah satu dari 7 tokoh pendiri Banceuy. Nama aslinya Raden Ismail Saleh,” kata Odang Somyang, tokoh kampung adat Banceuy.

Gembyung

Rangakaian upacara adat biasanya diawali dengan dadahut menyembelih domba, kemudian dilanjutkan dengan zikir bersama di dalam makom. Kemudian mengaji Qur’an, sholawat, dan tausyiah.

“Dan terakhir seni hurmatan buat leluhur berupa seni gemyung. Di sini yang bisa menari dipersilahkan menari diiringi seni gembyung,” jelas Odang.

Selain ritual hajat Mulud, kampung adat Banceuy juga memiliki ritual tahunan lainnya yaitu Ruwatan Bumi Banceuy. Upacara adat ini digelar setiap menjelang 1 Muharam. Berbagai ritual adat digelar pada acara Ruwatan Bumi tersebut. Acara puncaknya berupa helaran berbagai seni budaya dan kreatifitas warga kampung adat Banceuy. Baca juga : Ruwatan Bumi Banceuy

Artikel Terkait:

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here