X

Pusat Industri Bibit Buah Nusantara Diresmikan Menristekdikti di Subang


KOTASUBANG.com, Subang – Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir hari ini, Selasa (12/12/2017) meresmikan Pusat Industri Bibit Buah Nusantara di Desa Curugrendeng, Kecamatan Jalancagak, Subang. Pusat Industri Bibit Buah Nusantara ini dikelola oleh PT Botani Seed Indonesia yang merupakan joint operation antara anak perusahaan PT Bogor Life Science and Technology-Holding Company milik IPB dengan Pusat Kajian Holtikultura Tropika-LPPM IPB.

Mohamad Nasir dalam sambutannya mengungkapkan dengan mampu diproduksinya bibit buah-buah lokal berkualitas oleh Pusat Industri Bibit Buah Nusantara dirinya berharap panen raya buah lokal nusantara bisa dilakukan sepanjang tahun di Indonesia. Namun,  agar banyak negara yang mengimpor buah Indonesia, dirinya meminta adanya standarisasi dan kajian pasar untuk buah nusantara yang dihasilkan.

“Yang sangat penting adalah standaridsasi pada bibit, hasil buah dan mutunya sebab menurutnya kalau tidak punya strandarisasi akan menjadi problem dalam ekspor buah nusantara,” ujarnya.

Selanjutnya Menristek dalam sambutannya mengungkapkan sangat mendukung meningkatnya ekspor buah nusantara ke mancanegara, namun dirinya dengan tegas melarang untuk mengekspor bibitnya.

“Jangan ekspor bibit buahnya, nantinya kita yang riset orang (negara) lain yang menikmatinya. Kalau kita ekspor bibit, bisa jadi nanti 5-10 tahun kedepan kita yang mengimpor buah lokal kita sendiri dari negara lain. Saya sudah melarang ekspor bibit kakao dan kopi Jember ke Vietnam dan Kamboja. Saya suruh hentikan. Ini agar nantinya negara lain terus tergantung kepada Indonesia pada buah (dan komoditas pertanian) nya,” tegasnya.

Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Dr Ir Herry Suhardiyanto, MSc dalam sambutannya mengatakan dibangunnya pusat Pusat Bibit Buah Nusantara ini  merupakan wujud pelaksanaan revolusi oranye yang digagas IPB untuk mengajak meningkatkan kapasitas produksi buah nusantara.

Herry mengatakan Pusat Bibit Buah Nusantara yang ada di Subang telah siap memberikan layanan, diantaranya  pengadaan bibit buah tepat kualitas dan virietas untuk pengembangan kebun buah skala orchard, menengah, dan besar dan layanan konsultasi pembangunan kebun buah untuk para investor.

“Sedangkan tujuan utama dibangunnya pusat bibit ini adalah untuk membuat sistem produksi pembibitan buah terstandarisasi dengan infrastuktur yang memadai dan menjadi contoh sistem perbenihan dan pembibitan buah nusantara, membentuk sistem jaringan produksi dan pemasaran buah nasional dengan para penangkar diberbagai sentra produksi, melaksanankan produksi dan pembibitan varitas buah unggul bermutu yang berprospek pasar nasional dan internasional,” jelasnya

Bupati Subang Imas Aryumningsih, SE berharap, dengan adanya Pusat Bibit Buah Nusantara di Subang dapat meningkatkan perekonomian Kabupaten Subang.

“Mudah-mudahan dengan adanya pusat pembibitan buah nusantara ini, buah nusantara semakin baik kulaitasnya,  negara kita tidak usah lagi impor buah-buah tropik dari luar, dan mudah-mudahan Subang bisa menjadi menjadi pengahsil buah-buahan tropika nomor 1 di Jawa Barat sehingga perekonomian masyarakat meningkat,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Himpunan Alumni IPB Kabupaten Subang Agus Masykur Rosyadi, S.Si., MM mengapresiasi dibangunnya Pusat Bibit Buah Nusantara di Subang, menurutnya hal ini akan mempercepat tercapainya visi Subang ke depan di bidang agroindustri dan agrobisnis.

“Pusat pembibitan ini diharapkan akan merangsang masyarakat sekitar untuk mau menanam bibit unggulan yang di hasilkan di pusat pembibitan ini, sebelum petani daerah lain menanam, sehingga produksi buah Subang meningkat. Dengan demikian, adanya pusat pembibitan ini dan produksi buah Subang yang meningkat nama Subang akan semakin dikenal sebagai daerah Agroindustri dan Agribisnis,” ungkapnya.

Saat ini Pusat Bibit Buah Nusantara Subang memiliki luas awal pengembangan  5 hektare, termasuk  green house seluas 1120 m2 dan net house 4500 m2 dengan irigasi mekanis sistem sprayer dan sprinkler. Bibit yang telah siap di pasarkan diantaranya alpukat, jeruk, lengkeng, durian dan pepaya.

 

 

 

Berita Terkait:

Berita ini diperbaharui pada 12/12/2017 6:45 pm