Gelar Produk KUMKM, PLUT Subang Expo 2017 Berlangsung Meriah

KOTASUBANG.com, Subang – PLUT SUbang Expo 2017 yang digagas PLUT KUMKM Subang bersama Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Subang berlangsung meriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di area kantor PLUT KUMKM Subang jalan KS Tubun No. 40 Subang, Kamis (7/12/2017).

Acara tersebut menandai penyerahan hibah gedung PLUT KUMKM dari pemerintah  pusat kepada Pemkab Subang. Berita acara penyerahan gedung tersebut diserahkan oleh Deputi Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM RI, Ir. Abdul Kadir Damanik, MM kepada Bupati Subang, Hj. Imas Aryumningsih, SE.

PLUT Subang Expo 2017 diisi dengan gelar produk unggulan Koperasi dan UMKM Kabupaten Subang dan Expo pembiayaan yang melibatkan perbankan dan BUMN yang menyediakan kredit  permodalan  bagi Koperasi dan UMKM.

Lebih dari 100 UMKM mengikuti gelar produk yang terdiri dari produk makanan, minuman, kerajinan, fashion dan kuliner khas Subang. Sementara itu dalam expo pembiayaan para anggota koperasi dan UMKM bisa berkonsultasi langsung dengan perbankan dan BUMN terkait kredit modal usaha bagi UMKM. Perbankan dan perusahaan yang terlibat dalam kegiatan tersebut yaitu Bank BJB, Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI, PT Permodalan Nasional Madani (PNM), Perum Jasa Tirta II dan PT Dahana (Persero). Dalam kesempatan tersebut secara simbolis diserahkan kredit modal usaha dan hibah alat produksi kepada para UMKM dari perbankan dan perusahaan.

Acara tersebut juga dimeriahkan dengan lomba pembuatan makanan berbahan dasar nanas. Lomba ini diikuti oleh perwakilan PKK dari 30 Kecamatan se-kabupaten Subang. Dalam kegiatan tersebut dilakukan pula simbolis penyerahan NIK (Nomor Induk Koperasi) kepada Koperasi, dan IUMK (Ijin Usaha Mikro Kecil) kepada UKM subang dari kementerian, Simbolis penyerahan KUR dari lembaga pembiayaan, PKBL dan penyerahan sertifikat pelatihan ecobiz kerjasama SBM-ITB dengan Dekopinda kabupaten Subang. Masih dalam rangkaian acara PLUT Subang Expo dilaksanakan pula sosialisasi Rumah Pangan Kita (RPK) dari Bulog dan Rapat tematik masalah dan sosialisasi pengembangan koperasi di kabupaten Subang oleh Bappeda kabupaten Subang.

PLUT –  KUMKM Kabupaten Subang merupakan pusat layanan usaha terpadu yang dibangun untuk mendorong peningkatan kapasitas dan kemandirian UMKM melalui penyediaan jasa non-finasial yang menyeluruh, terintegrasi, dan bersifat stimulus yang mencakup peningkatan kinerja produksi, kinerja pemasaran, akses ke pembiayaan, pengembangan SDM melalui peningkatan kapasitas kewirausahaan, teknis dan manajerial, serta kinerja kelembagaan dalam rangka meningkatkan daya saing KUMKM.

Sejak beroperasi akhir 2015 lalu, PLUT KUMKM Subang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada para Koperasi dan UMKM Kabupaten Subang . Hingga saat ini sudah 2645 orang terjangkau oleh layanan PLUT KUKM Subang melalui berbagai pelatihan Bimbingan Teknis maupun Pelatihan Teknologi Tepat Guna (TTG). Selain diselenggarakan sendiri oleh PLUT KUMKM Subang, berbagai pelatihan tersebut dilaksanakan dengan bekerjasama dengan berbagai pihak yang telah bersinergi dengan PLUT KUMKM Subang, baik dengani dinas, lembaga, maupun berbagai perusahaan

Dalam operasionalnya PLUT KUMKM Subang terus berupaya menjalin sinergitas dengan 5 unsur pentahelix yang terdiri dari unsur pemerintah, akademisi, sektor bisnis, komunitas, dan media. Pihak-pihak yang telah bekerjasama dengan PLUT KUMKM Subang diantaranya : PPTTG-LIPI Subang, PT Telkom Indonesia, Bank BJB, Kantor Pos Subang, PT JNE, PT Dahana, PT Permodalan Nasional Madani, IBU Foundation, Bank BRI, Bank BNI, Bank Mandiri, STIESA, Dekopinda, Kadin, HIPMI, Wira Usaha Baru Jabar, KotaSubang.com, Benpas dan berbagai pihak lainnya.

Dengan hadirnya PLUT KUMKM di Kabupaten Subang diharapkan tujuan program Gapura Emas (Gerakan Pembangunan Untuk Rakyat – Ekonomi Masyarakat) yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Subang dapat segera tercapai yaitu mewujudkan ekonomi mandiri berbasis ekonomi kerakyatan dan keunggulan daerah.

Kepala Dinas Koperasi UMKM Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Subang, Drs. Ugit Sugiana, M.Si dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bupati Subang atas dorongannya bagi kemajuan UMKM di Kabupaten Subang dan kepada kementerian Koperasi atas pembangunan gedung PLUT KUMKM Subang.

“Pada kesempatan ini kami menyampaikan terimakasih kepada Ibu Bupati yang secara bijaksana mendorong kemajuan pemberdayaan KUMKM. Rasa terimakasih pula kepada Menteri Koperasi dan UKM RI melalui Bapak Deputi Restukturisasi Usaha telah memberikan program Pembangunan Gedung PLUT-KUMKM dan dilakukan penyerahannya  kepada Pemerintahan Daerah Subang hari ini,” ungkapnya.

Bupati Subang Hj. Imas Aryumningsih, SE dalam sambutannya mengungkapkan dengan adanya PLUT –KUMKM (Pusat Layanan Usaha Terpadu – KUMKM) sangat diharapkan perannya dalam mendorong dan meningkatkan kemampuan daya saing pelaku usaha KUMKM, untuk bisa dikemas dan dipasarkan tidak hanya Pasar Lokal, Regional, Nasional, maupun Pasar Global.

“Untuk itu saya menghimbau semua Instansi, Lembaga dan Stakeholder dalam membina pelaku usaha KUMKM agar bersinergi dengan PLUT – KUMKM untuk mengangkat produk-produk unggulan daerah kita agar diharapkan ada nilai tambah terutama Usaha Mikro, Kecil dan Menengah untuk naik kelas. Dan kami akan terus mendorong dari sisi Kebijakan Anggaran untuk pengembangan kapasitas kelembagaan PLUT- KUMKM untuk bisa dirasakan masyarakat keberadaan PLUT-KUMKM di Kabupaten Subang,” ungkap Bupati.

Sementara itu Deputi Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan UKM RI, Ir. Abdul Kadir Damanik, MM dalam sambutannya berpesan kepada Bupati Subang agar jangan sampai gedung PLUT KUMKM yang sudah dihibahkan tersebut dialihfungsikan untuk kepentingan lain.

“Sampai dengan hari ini sudah diserah terimakan berita acara kepada Pemerintah Daerah sebanyak 33 Unit gedung PLUT-KUMKM termasuk PLUT KUMKM Subang. Saya sangat berharap kepada Ibu Bupati agar setelah dilakukan serah terima gedung PLUT-KUMKM Kab. Subang pada hari ini tetap dilakukan perawatan dan pemanfaatannya secara optimal bagi kepentingan pengembangan Koperasi dan UKM di Kab. Subang. Saya meminta jangan sampai gedung PLUT-KUMKM ini di alih fungsikan untuk kepentingan lain. Untuk diketahui pada daerah lain terdapat gedung PLUT-KUMKM yang digunakan untuk kantor Pemerintahan walaupun bersifat sementara namun menjadi temuan Badan Pemeriksa Keuangan,” ungkapnya.